Headlines News :
Home » » Sertifikat Vaksin Covid-19 Kini Bisa Diunduh via WhatsApp

Sertifikat Vaksin Covid-19 Kini Bisa Diunduh via WhatsApp

Written By Info Breaking News on Selasa, 16 November 2021 | 06.34

chatbot Whattapp PeduliLindungi

JAKARTA, INFO BREAKING NEWS - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bekerja sama dengan aplikasi bertukar pesan WhatsApp meluncurkan “Chatbot Whatsapp PeduliLindungi”.

Sertifikat vaksin corona dibutuhkan sebagai syarat perjalanan maupun memasuki tempat umum seperti mal. Kemenkes pun menyematkan fitur unduh sertifikat vaksin Covid-19 di WhatsApp.

masyarakat memiliki dua opsi untuk mengunduh atau download sertifikat vaksin corona yakni WhatsApp atau aplikasi PeduliLindungi. “Sekarang sudah ada chatbot WhatsApp Kemenkes yang bisa diakses selama 24 jam,” kata Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui akun Instagram @kemenkominfo, Minggu (14/11).

Kemenkes bekerja sama dengan anak usaha Meta itu untuk meluncurkan ‘Chatbot Whatsapp PeduliLindungi’ di nomo 0811 1050 0567. Fitur yang tersedia pada chatbot tersebut di antaranya:

1.Unduh atau download sertifikat vaksin corona 

2.Melihat status vaksinasi Covid-19 Mengubah informasi diri

3.Mengubah informasi diri

“Chatbot ini untuk melayani perbaikan dan penyesuaian data seputar vaksinasi Covid-19 seperti sertifikat, status vaksinasi, serta perbaikan info diri seperti nama dan nomor telepon,” kata Kominfo.

Cara untuk mengunduh atau donwload sertifikat vaksin Covid-19 melalui WhatsApp yakni: Kirim pesan ‘hai’ ke nomor 0811 1050 0567 Pilih menu utama ‘sertifikat vaksin’ Masukkan nomor ponsel yang terdaftar di aplikasi PeduliLindungi Masukkan kode OTP yang dikirimkan ke nomor ponsel untuk verifikasi Muncul pilihan ‘Download Sertifikat’, ‘Status Vaksinasi’, dan ‘Ubah Info Diri’ Pilih menu Download Sertifikat Masukkan nama lengkap Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) Sertifikat vaksin corona bisa diunduh

Untuk melihat status vaksinasi maupun mengubah informasi diri, caranya sama seperti mengunduh sertifikasi vaksin Covid-19. Hanya saja, pilih ‘status vaksinasi’ atau ‘ubah info diri’ setelah memasukkan kode OTP.

Kominfo menyampaikan, pemerintah menjamin data yang dikirimkan melalui chatbot WhatsApp Kemenkes tersebut. "Kendati menggunakan platform media sosial, pemerintah menjamin setiap data yang dikirimkan aman karena harus melalui verifikasi kode OTP yang hanya diketahui oleh penerima chat,” katanya.*** Nadya Emilia


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Music Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved