Headlines News :
Home » » PPKM Level 3 Berakhir, Positivity Rate di Ibu Kota 3,9%

PPKM Level 3 Berakhir, Positivity Rate di Ibu Kota 3,9%

Written By Info Breaking News on Senin, 06 September 2021 | 11.30


JAKARTA, INFO BREAKING NEWS - Di penghujung pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 hari ini, positivity rate di Jakarta berada di angka 3,9%.

Angka ini merupakan angka ideal sesuai yang ditetapkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO), yakni 5% atau di bawahnya.


Hal ini berarti, meskipun terdapat sejumlah pelonggaran aktivitas selama PPKM level 3, kasus Covid-19 di Ibu Kota makin terkendali. 


Pencapaian ini, kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, merupakan hasil kerja kolektif semua pihak di mana pemerintah masif melakukan 3T (testing, tracing, treatment) dan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Termasuk vaksinasi Covid-19 yang gencar dilakukan di Jakarta. 


Meski demikian, Anies tetap mengimbau agar masyarakat tidak lengah dan terus mematuhi protokol kesehatan secara ketat.


Dilaporkan, dari 30 Agustus-5 September, positivity rate di Jakarta berada di angka 3,9% di mana total jumlah kasus positif Covid-19 harian sebanyak 2.567 kasus dan jumlah yang dites PCR sebanyak 65.824 orang. Pada pekan sebelumnya, 23-29 Agustus, positivity rate berada di angka 5% dengan total kasus positif Covid-19 harian sebanyak 5.489 kasus dan jumlah yang dites PCR sebanyak 78.467 orang.


Sementara itu, pada 16-22 Agustus, positivity rate berada di angka 6,7% dengan total jumlah kasus positif Covid-19 harian sebanyak 5.489 kasus dan jumlah yang dites PCR sebanyak 82.313 orang. Sedangkan pada 9-15 Agustus, positivity rate berada di angka 8,3% di mana total jumlah kasus positif Covid-19 harian pada pekan ini sebanyak 8.943 kasus dan jumlah yang dites PCR sebanyak 107.535.


Adapun persentase kasus positif secara total di Jakarta sebesar 14,6%. Sejauh ini, total tes PCR DKI Jakarta telah mencapai 547.199 per sejuta penduduk. Target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu. Target ini sudah dilampaui oleh Pemprov DKI Jakarta, dan dalam sepekan terakhir telah dilakukan tes PCR 7 kali lipat dari standar WHO.


Diketahui, pada puncak gelombang kedua, tingkat positivitas di Jakarta pernah mencapai 48%. Ini berarti, dari 2 orang yang dites di Jakarta, salah satunya terjangkit Covid-19. 


Angka tersebut merupakan yang tertinggi bagi Jakarta, yang tidak pernah terjadi sebelumnya kecuali di masa awal pandemi saat jumlah tes masih sangat sedikit. 


Namun, saat ini, tingkat positivitas sudah berada di bawah ambang batas ideal, yaitu di bawah angka 5% dan harus dipertahankan serta terus diupayakan agar semakin turun.


Hingga saat ini, jumlah kasus aktif di DKI Jakarta sebanyak 5.585. Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 852.692 kasus. Dari jumlah tersebut, mereka yang sembuh berjumlah 833.765 dengan tingkat kesembuhan 97,8%. Sedangkan total 13.342 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%. ***Winda Syarief

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Music Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved