Headlines News :
Home » » Mendunia, Furnitur Indonesia Jadi Favorit Warga Swiss

Mendunia, Furnitur Indonesia Jadi Favorit Warga Swiss

Written By Info Breaking News on Rabu, 08 September 2021 | 11.35

Dubes RI Muliaman Hadad (pojok kiri) saat mengunjungi showroom Living Dreams di Meilen, Swiss

BERN, INFO BREAKING NEWS - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bern, Swiss melaporkan furnitur banyak diminati oleh warga Swiss.

Furnitur asal Indonesia yang meraih best seller di Swiss utamanya yang memilki kualitas tinggi dan mutu terjamin, seperti contohnya mebel berbahan alami kayu serta yang tahan terhadap perubahan musim di Swiss. Prinsip sustainability production dan community development (fair trade) juga menjadi sorotan utama para konsumen di Swiss.


Dubes RI untuk Swiss dan Liechtenstein, Muliaman Hadad melakuan pertemuan dengan Living Dreams, pengusaha Swiss yang juga merupakan importir produk furnitur Indonesia berskala besar di Meilen, Kanton (Provinsi) Zurich di Swiss (03/09).


Sang pemilik, Nicole Hoch, adalah warga asli Swiss yang sudah cukup lama bermitra erat dengan para pengusaha di Indonesia, terutama pengusaha UMKM di Indonesia.


Living Dreams memiliki beberapa showroom sekaligus warehouse yang cukup luas di Meilen, serta di dua cabang lainnya, yakni Zurich dan Mallorca, Spanyol.


Pertemuan tersebut dilaksanakan sebagai upaya untuk memperkuat jejaring mitra bisnis serta untuk promosi the 36th Trade Expo Indonesia Digital Edition 2021 yang akan berlangsung dari 21 Oktober-4 November 2021 di Indonesia dan mengusung tema "Reviving Global Trade".


Selain itu, tujuan pertemuan untuk melakukan diseminasi informasi terkait perjanjian Indonesia-EFTA CEPA dan manfaat implementasi Indonesia EFTA-CEPA, termasuk di dalamnya pengurangan tarif/ fee pajak impor produk Indonesia ke Swiss). Perusahaan Living Dreams diketahui telah melakukan pembelian skala besar furnitur asal Indonesia selama kurang lebih 15 tahun, khususnya dari Lombok, Surabaya, Boyolali dan Yogyakarta.


Konsep kerja sama Living Dreams adalah dengan memberikan pesanan serta desain dan bahan kepada pengrajin-pengrajin kayu di Indonesia kemudian mengimpor dan menjualnya di pasar Swiss atau negara-negara Eropa lainnya. Living Dreams juga melakukan penjualan furnitur Indonesia di hotel, restoran, kantor, bandar udara, spa, showroom di Swiss dan negara lain di Eropa.


Jenis furnitur Indonesia yang laris manis dibeli yaitu produk indoor dan outdoor, dengan mayoritas bernuansa kayu alami.


Tak hanya furnitur berbahan kayu, Living Dreams juga menjual produk-produk home decor berbahan perunggu dan batu alam.


Dilaporkan, sekitar 80 persen dari mayoritas barang-barang furnitur dan home decor yang dijual dari tokonya berasal dari Indonesia. Hoch mengaku selama pandemi justru penjualannya meningkat sekitar 20 persen, karena masyarakat Swiss lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dan mengalihkan biaya travelingnya ke pembelian perabot rumah.


Hal ini juga salah satunya ikut berkontribusi dan memengaruhi peningkatan nilai impor furnitur Indonesia ke Swiss. Sebagai informasi, nilai perdagangan furnitur semester 1-2021. Furnitur menempati urutan ke-6 untuk komoditas utama Indonesia ke Swiss dengan nilai USD 12, 28 juta dari Januari-Juni 2021. Nilai ini naik 17% dibanding Januari - Juni 2020, yaitu senilai USD 9,87 juta.


"Kita harapkan penjualan furnitur asal Indonesia semakin kuat di Swiss, karena peminatnya di Swiss cukup besar. Terutama juga dengan akan berlakunya Indonesia-EFTA CEPA pada 1 November 2021, produk-produk Indonesia diharapkan akan semakin bersaing. Peluang terbuka lebar," ujar Dubes Muliaman.


"Kiranya akan membawa peningkatan nilai impor furnitur Indonesia ke Swiss, terutama untuk produk-produk UMKM dari para pengrajin kayu dan produser mebel di Indonesia agar semakin eksis di Swiss,” pungkasnya. ***Ihsan Prima Negara

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Music Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved