Headlines News :
Home » » Pejabat Prancis Tangkap Dua Terduga Pelaku Aksi Penamparan Presiden Macron

Pejabat Prancis Tangkap Dua Terduga Pelaku Aksi Penamparan Presiden Macron

Written By Info Breaking News on Rabu, 09 Juni 2021 | 07.57

Presiden Prancis Emmanuel Macron

PARIS, INFO BREAKING NEWS - Pejabat Prancis mengamankan dua oknum yang diduga terkait dengan insiden ditamparnya Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Selasa (8/6/2021).

Diketahui, Macron ditampar wajahnya oleh seorang pria ketika tengah menyapa kerumunan saat melakukan tur nasional di wilayah tenggara Prancis hari Selasa kemarin. Rekaman video di media sosial menunjukkan Macron mendekati penghalang untuk bertemu dan berjabat tangan dengan pemilih. Tiba-tiba, seorang pria berkaus hijau lumut memegang sikunya dan mengucapkan beberapa patah kata sebelum menamparnya.


“Pengawal Macron dengan cepat turun tangan dan dua orang ditahan setelah itu,” kata pejabat setempat.


"Sekitar pukul 13.15, presiden masuk ke mobilnya setelah mengunjungi sekolah menengah, tetapi kembali karena penonton memanggilnya. Dia pergi menemui mereka dan saat itulah insiden itu terjadi," kata pejabat wilayah Drome.


Kantor kejaksaan setempat menyebut dua pria berusia 28 tahun yang tinggal di wilayah itu sedang diinterogasi. Tetapi dari hasil pemeriksaan, motif mereka masih belum diketahui.


Serangan di desa Tain-l'Hermitage di wilayah Drome itu memicu kemarahan di seluruh spektrum politik dan menutupi apa yang disebut Macron sebagai tur mendengarkan untuk "mengambil denyut nadi negara".


Video viral menunjukkan seorang pria menampar Presiden Emmanuel Macron

"Politik tidak akan pernah bisa menjadi kekerasan, agresi verbal, apalagi agresi fisik," kecam Perdana Menteri Jean Castex kepada parlemen.


Castex menambahkan bahwa melalui presiden, demokrasilah yang menjadi sasaran.


Salah seorang ajudan Macron menggambarkan insiden tersebut sebagai “usaha tamparan”. Meskipun demikian, rekaman video menunjukkan pria itu melakukan kontak dengan wajah presiden.


Seseorang dalam video tersebut juga terdengar meneriakkan kata-kata "Ganyang Makronisme!"


Macron tetap menjadi sosok yang sangat memecah belah. Secara luas, dia diperkirakan akan mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua dalam pemilihan presiden tahun depan. Jajak pendapat menunjukkan dia unggul tipis atas pemimpin sayap kanan Marine Le Pen.


Tur nasional terbaru Macron mencakup sekitar puluhan perhentian selama dua bulan ke depan. Mantan bankir investasi itu ingin bertemu dengan para pemilih secara langsung setelah lebih dari satu tahun manajemen krisis selama pandemi Covid-19. ***Rina Trian

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Music Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved