Headlines News :
Home » » Megawati: Warga Kita Cuma 270-an Juta, Masa Tak Bisa Bangun Negeri?

Megawati: Warga Kita Cuma 270-an Juta, Masa Tak Bisa Bangun Negeri?

Written By Info Breaking News on Senin, 14 Juni 2021 | 10.19



JAKARTA, INFO BREAKING NEWS - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyoroti masalah kemiskinan di Indonesia yang berakibat terjadinya stunting atau gizi buruk. 


Ia merasa miris dengan masih banyaknya anak Indonesia yang mengalami stunting, meski kini negara sudah merdeka.


Presiden Republik Indonesia ke-5 ini meminta para anggota dan kader PDI Perjuangan turun ke desa dan menggerakkan warga. 


Menurutnya, kader harus turun ke bawah, mendekatkan diri, serta menyelami permasalahan yang dihadapi masyarakat khususnya mengenai isu stunting atau gizi buruk. 


"Masih banyak anak stunting, apa salahnya kita? Kenapa masih banyak anak anemia karena kurang gizi? Masa ibu-ibu tak tersentuh hatinya?" ungkapnya seperti dikutip dari halaman resmi PDI Perjuangan. 


Megawati mencontohkan, di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, ada tanah seluas 500 meter persegi berisi warga yang tinggal di bedeng. Kebanyakan bekerja dan tidur di gerobak bersama anak-anaknya. 


Dirinya mengaku sudah bicara dengan Presiden Jokowi mengenai kondisi para warga tersebut. Baginya, masih ada urbanisasi dimana warga dari desa mencari makan di kota besar, namun berujung di tempat seperti bedeng-bedeng itu. Sehingga, masalah gizi buruk semakin berat. 


"Saya bicara ke Pak Jokowi, bagaimana sih sebenarnya, kok cari makan di kota-kota besar? Makanya nanti di bulan Bung Karno, kita bangun mulai dari desa. Siap-siap ya pengurus di daerah," tegas Megawati. 


Megawati lantas membandingkan kondisi Indonesia dengan RRC yang diklaim telah bebas dari kemiskinan.


"Kalau daerah miskin, apa kita mau diam saja? Pikir kenapa terjadi kemiskinan. RRC mengeluarkan statement kemiskinan di sana sudah 0 persen. Mereka sampai berani bilang begitu. Sebuah negara yang jumlah penduduknya 1,5 miliar. Kita warganya hanya 270-an juta, masa tak bisa membangun negeri ini? Semangat," katanya.


Lebih jauh, dia mengajak semua pihak membayangkan masa depan para anak-anak kurang mampu tersebut. Dia bilang, jika gizi saja tak terpenuhi, maka sangat sulit mengharapkan pendidikan. 


"Bayangkan bagaimana akan masa depan anaknya. Gizi saja tak memenuhi syarat, belum pendidikannya. Membangun masyarakat itu kan katanya fisiknya. Yakni sandang, pangan, dan papan. Tapi kalau membangun yang utuh itu, adalah kesehatan dan pendidikan. Itu sebenarnya tugas utama kita," tandasnya. ***Winda Syarief

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Music Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved