Headlines News :
Home » » Fahri Hamzah: Ada Pimpinan KPK yang Ingin Jegal Langkah Budi Gunawan

Fahri Hamzah: Ada Pimpinan KPK yang Ingin Jegal Langkah Budi Gunawan

Written By Info Breaking News on Sabtu, 12 Juni 2021 | 09.42



JAKARTA, INFO BREAKING NEWS - Mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah mengaku ada oknum pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang pernah meminta bantuannya untuk menghentikan pencalonan Budi Gunawan sebagai Kapolri. 

Diketahui, kala itu Presiden Joko Widodo mengirimkan surat penunjukan Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri kepada DPR RI untuk dilakukan fit and proper test.  


"Waktu Presiden sudah naikkan surat itu (ke DPR), salah satu pimpinan KPK kontak saya. 'Bang, tolong Bang.' Tumben ini orang. Tolong apa saya bilang. ‘Kita mau lawan ‘merah’ nih.’ Aneh kan omongannya itu! Apaan tuh lawan ‘merah’? ‘Oh ini katanya Presiden maksain BG jadi Kapolri karena ditekan sama Ibu Mega’," kata Fahri, Jumat (11/6/2021).


Merasa aneh, Fahri lantas bertanya kepada yang bersangkutan mengenai alasan mengapa BG tidak boleh jadi calon Kapolri. Sebab, penunjukan BG jadi calon Kapolri itu prosesnya di pemerintah. 


"Saya bilang urusan Anda apa? Itu kan proses di pemerintahan. 'Oh enggak Bang. Ini kita ada ketemu alat bukti cukup kok. Dia bisa dijadikan tersangka.' Saya bilang jangan main-main ya. Orang belum tersangka Anda jadikan tersangka. Penyimpangan itu! Nggak bener! 'Enggak kok kita lengkap.' 'Bahaya Anda, Bahaya Anda.' Saya gituin, saya tutup telepon," paparnya.


Pada akhirnya, penunjukkan Budi Gunawan tetap berjalan normal. Ia lalu menjalani fit and proper test dan para anggota DPR menyetujui BG menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Sutarman. 


"Pak BG aklamasi, kita yang proper test di Komisi III, aklamasi, masuk paripurna saya yang pimpin. Sistem eksekutif menang lolos, legislatif lolos," tutur Fahri. ***Radinal  


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Music Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved