Headlines News :
Home » » Dokter di India Dikeroyok Massa setelah Pasien Covid-19 Meninggal

Dokter di India Dikeroyok Massa setelah Pasien Covid-19 Meninggal

Written By Info Breaking News on Sabtu, 05 Juni 2021 | 19.07

Dokter Seuj Kumar Senapati menunjukkan luka dan memar di tubuhnya pasca dikeroyok oleh kerabat dan keluarga pasien
Covid-19 yang meninggal dunia

ASSAM, INFO BREAKING NEWS - Seorang oknum dokter di Assam, India menderita luka-luka usai dikeroyok massa setelah kematian pasien Covid-19. Seperti dilaporkan RT, Kamis (4/6/2021), tindakan biadab itu menjadi viral setelah rekamannya muncul di media sosial.

Polisi di Assam telah menangkap 24 orang setelah massa secara brutal memukuli seorang dokter setelah kematian seorang pasien virus corona.


Menurut laporan Indian Express, dokter yang diketahui bernama Seuj Kumar Senapati tersebut dipukuli dengan sapu, cambuk dan bahkan pispot di satu klinik pedesaan di Assam, awal pekan ini.


Senapati telah ditugaskan untuk bekerja di klinik untuk merawat pasien virus corona yang salah satunya meninggal pada Selasa. Massa yang menyerang Senapati dilaporkan terdiri dari anggota keluarga dan teman-teman dari pasien yang meninggal.


Rekaman video yang dibagikan di media sosial konon menunjukkan Senapati meringkuk di tanah saat massa yang marah menghujani dia dengan pukulan. Orang yang merekam insiden mengejutkan itu tampaknya berulang kali mengatakan kepada penyerang untuk berhenti, tetapi tidak berhasil.


Ketika video itu menjadi viral, Ketua Menteri Assam Himanta Biswa Sarma mengumumkan pada hari Rabu bahwa “24 pelaku yang terlibat dalam serangan biadab ini telah ditangkap dan dakwaan akan diajukan paling cepat.”


Sarma menambahkan secara pribadi dia memantau penyelidikan ini dan berjanji bahwa keadilan akan ditegakkan.


Assam adalah salah satu negara bagian India yang berpenduduk kurang padat, tetapi masih dilanda Covid-19. Lebih dari 4.500 kasus baru penyakit itu dilaporkan di sana pada hari Jumat, bersama dengan 54 kasus kematian.


Secara total, India menjadi negara kedua di dunia dengan jumlah kasus Covid-19 tertinggi, yakni 28,6 juta kasus, dan jumlah kematian tertinggi ketiga, dengan lebih dari 342.000 kasus. ***Deviane

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Music Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved