Headlines News :
Home » » Kejar RUU APBN, Menkeu Tak Nikmati Libur Lebaran

Kejar RUU APBN, Menkeu Tak Nikmati Libur Lebaran

Written By Info Breaking News on Jumat, 14 Mei 2021 | 14.28

Menteri Keuangan Sri Mulyani dan suami Tonny Sumartono dalam acara Silaturahmi Daring Kementerian Keuangan, Jumat (14/5/2021)


Jakarta, Info Breaking News - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengakui dirinya tak sempat menikmati libur Lebaran lantaran harus bekerja demi menyelesaikan sejumlah RUU dan melalukan penyusunan RUU Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 yang nantinya harus didiskusikan bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

"Kami enggak sempat liburan Lebaran sebab kami menyiapkan KEM PPKF di DPR. Kita masih ada audit BPK, masih ada 2 RUU yang akan dibahas kita selesaikan RUU APBN nanti," ungkapnya dalam acara Silaturahmi Kementerian Keuangan Idulfitri 1442 H, Jakarta, Jumat (14/5/2021) yang dilakukan secara virtual.


Dalam kesempatan tersebut, Sri Mulyani menjelaskan selama tiga bulan ke depan kegiatannya kian padat seiring dengan pembahasan RUU APBN 2022. Oleh karena itu, ia akan lebih banyak berinteraksi dengan awak media.


Lebih lanjut, Menkeu juga berpesan agar media bisa menjadi sarana penyalur berita dari pemerintah sehingga terjadi komunikasi publik. Ia berharap awak media dapat mempublikasikan berita baik. Baik dalam hal ini bukan berarti harus memuji kinerja pemerintah, melainkan menyiarkan kabar yang membuat Indonesia semakin baik.


"Mohon buat berita baik bukan yang memuji-muji tapi membuat berita agar Indonesia semakin baik," kata dia.


Lebih lanjut Menkeu mengungkapkan, Indonesia sudah menghadapi pandemi Covid-19 selama dua tahun dengan terbatasnya interaksi secara fisik. Hal ini berimplikasi pada sisi kesehatan secara fisik dan mental serta kesehatan ekonomi. Oleh karena itu, ia menyebut pemerintah akan terus merumuskan berbagai kebijakan untuk melindungi dan menjaga masyarakat aspek kesehatan hingga ekonomi akibat dampak pandemi.


"Jadi kita sekarang memang masih berkonsentrasi fokus untuk betul-betul menjaga keseluruhan masyarakat kesehatan dari sisi kesehatan ekonomi agar kita bisa tidak hanya bertahan tapi juga pulih kembali," tegasnya.


Bahkan ia tak menampik bahwa berbagai kebijakan yang dirumuskan pemerintah tidak selalu mudah karena dihadapkan pada pilihan terbaik dan tidak populer. Namun yang terpenting pemerintah akan terus mendorong masyarakat dan dunia usaha untuk pulih dan bangkit dan mendorong pemulihan ekonomi.


"Kadang-kadang pilihan kebijakan nggak selalu gampang buat kami karena memang kadang-kadang pilihannya juga tidak selalu pilihan antara yang first best dan second best. Tapi jarang pilihan ini pilihan yang tidak favorable tapi harus diambil dalam rangka untuk menjaga masyarakat menjaga seluruh perekonomian," pungkasnya. ***Jeremy


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Music Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved