Headlines News :
Home » » Tukang Becak Salah Bawa Penumpang Dipenjara 15 Tahun

Tukang Becak Salah Bawa Penumpang Dipenjara 15 Tahun

Written By Info Breaking News on Kamis, 15 April 2021 | 16.34

Agus alias Aqom (kiri)

Medan,
Info Breaking News - Malang sekali nasib  Agus alias Agom. tukang becak asal Medan.Ia ditangkap dan divonis hukuman 15 tahun penjara, setelah ‘salah membawa penumpang’ ketika tengah menarik becak.

Di kanal Youtube Mister Prasss (10/2/2021), Agom menceritakan kronologi bagaimana ia bisa berakhir mendekam di balik jeruji besi.

Ia yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang becak tak menyangka akan masuk ke penjara karena penumpang yang dibawa olehnya ternyata membawa 1 karung kristal putih berisi sabu-sabu seberat 45kg.

“Saya sebenarnya tukang becak. Saat itu (kejadian) habis saya sholat ashar ada abang-abang istilahnya berkulit hitam menawarkan berangkat (narik) ke Tanjung Morawa ditanyain tuh ongkosnya,” kata Agom.

“Saya bilang kalau ongkosnya ke Tanjung Morawa Rp75 ribu pak. terus jadilah katanya pulang pergi yaudah saya Alhamdulillah dong,” lanjutnya.

 Agom menceritakan jika penumpangnya itu membawa dua karung goni yang ikut dinaikan ke atas becaknya. Ia pun mengaku tak pernah merasa curiga dengan isi karung goni tersebut.

“Di perbatasan dia tiba-tiba turun sama kawanya goni itu pun dibawanya turun, dikasih uang Rp200 ribu tapi saya balikkan (setengah) karena seharunya bolak-balik kan. Tapi katanya suruh diambil aja saya bilang ‘Alhamdulillah bang’,” kata Agom.

“Terus saya balik ke rumah enggak mangkal lagi saya bilang ‘Alhamdulillah ya Allah sudah dapat uang segini bisa buat orang rumah’,” ungkapnya.

Empat hari kemudian saat tengah mangkal di jalan Agom kembali dipertemukan dengan pria sebelumnya yang menumpang becaknya dan memberi ongkos sebesar Rp200 ribu.

Kemudian, ia diminta kembali untuk mejemput rekan dari pria tersebut ke Tanjung Morawa. Setelah bertemu dengan rekan pria yang menyuruhnya, disebutkan jika orang tersebut kembali membawa satu karung goni dan dinaikkan ke atas becaknya.

penumpang tersebut minta diturunkan di tengah jalan. Agom diminta untuk mengantarkan karung tersebut seorang diri dan diberi uang Rp200 ribu. Saat diperjalanan, ia mendadak diberhentikan oleh polisi .

“Saya jalan terus tiba-tiba saya distop karena saya enggak tahu jadi saya biasa saja. Saya ditanya apa isinya ‘saya bilang saya enggak tahu’ pas dibuka itu goni isinya goni (berlapis) baru di dalam ada tas terus dibuka saya kira itu gula ternyata baru abangnya bilang itu sabu-sabu,” kata Agom.

Ketika mengetahui jika karung yang dibawanya berisi sabu-sabu, Agom mengaku langsung bingung dan kaget. Ia kemudian mengaku teringat dengan istri dan anak-anaknya di rumah.

“Wah terus perasaan saya hancur. Keinget saya istri saya di rumah sama anak. Habis itu dibawalah saya diinterogasi ditanya siapa bos saya ‘ya saya enggak tahu’,” kata Agom

Divonis 15 Tahun Penjara

Setelah menjalani interogasi, Agom mengaku sempat dibawa ke kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) di Jakarta . Ia menjalani pemeriksaan selama hampir 3 bulan.

Aqom kini mendekam di lapas I Medan. Saat ini, ia disebut divonis hukuman 15 tahun penjara.*** Mandapat Parulian

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Music Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved