Headlines News :
Home » » Swedia Ringankan Pembatasan untuk Warga yang Sudah Divaksin

Swedia Ringankan Pembatasan untuk Warga yang Sudah Divaksin

Written By Info Breaking News on Sabtu, 17 April 2021 | 14.26


Stockholm, Info Breaking News - Swedia dilaporkan akan meringankan pembatasan bagi penduduknya yang sudah divaksinasi Covia-19 minimal satu kali.

Hal tersebut diumumkan langsung oleh Badan Kesehatan Masyarakat Swedia, Jumat (16/4/2021) waktu setempat.


Sejauh ini, seperlima penduduk Swedia telah divaksin, termasuk hampir semua orang yang tinggal di panti-panti werdha.


Vaksinasi secara bertahap juga diperluas pada kalangan orang berusia 60 tahunan.


Pihak berwenang mengatakan, tiga minggu setelah suntikan pertama, orang dapat bertemu orang lain dari luar gelembung jarak fisik mereka bahkan di dalam ruangan.


Kegiatan komunal di panti werdha juga bisa dilanjutkan dan pensiunan yang sudah divaksin bisa kembali berkunjung ke toko-toko.


"Sekarang tidak apa-apa kalau nenek yang sudah divaksin ingin memeluk cucu-cucunya," kata kepala Badan Kesehatan Masyarakat Johan Carlson kepada awak media. Kendati demikian, ia tetap menekankan bahwa perubahan itu adalah "pelonggaran kecil" pada pembatasan.


Mereka yang telah divaksin, lanjutnya, masih belum dapat menjalani hidup seperti biasa, seperti bertemu orang banyak. Mereka juga masih tetap perlu bekerja dari rumah jika memungkinkan.


Dengan tingkat infeksi Covid-19 baru tertinggi kedua di Eropa setelah San Marino, pihak berwenang menekankan bahwa saat ini tidak tepat untuk melonggarkan pembatasan bagi kelompok-kelompok lain.


"Sejauh ini, tidak cukup banyak orang yang sudah divaksin sehingga keadaan itu membuat perbedaan pada tekanan pada sistem kesehatan atau pada penyebaran infeksi secara umum," kata Menteri Kesehatan Lena Hallengren.


Sekitar 2,2 juta dari 10,4 juta populasi Swedia telah menerima setidaknya satu dosis vaksin. Namun, program tersebut mengalami perlambatan, sebagian besar karena masalah pasokan vaksin serta kekhawatiran atas potensi efek samping dari vaksin Astra Zeneca dan Johnson & Johnson.


Koordinator vaksin Swedia, Richard Bergstrom mengatakan Swedia termasuk di antara beberapa negara Eropa yang bernegosiasi dengan Rusia untuk pembelian vaksin Sputnik. ***Rully Rahardian

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Music Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved