Headlines News :
Home » » Manfaat Berhenti Minum Kopi

Manfaat Berhenti Minum Kopi

Written By Info Breaking News on Minggu, 31 Januari 2021 | 08.12

Hindari Kopi banyak manfaat yang diperoleh

Jakarta
, Info Breaking News - Minum kopi mungkin memiliki beberapa manfaat seperti meningkatkan konsentrasi, hingga menambah energi. Namun, mengasup kopi terlalu banyak pun berarti tanpa masalah, salah satunya gangguan tidur.

Karena itu, sebagian orang berjuang untuk mengurangi, dan itu tidak mudah. Nah, jika kamu dalam tahap mengurangi kopi, dilansir dari laman Reader's Digest, ini yang akan terjadi pada tubuh.

Kopi menjadi minuman untuk menghilangkan rasa kelelahan dan meningkatkan kewaspadaan. Hal ini membuat para pecinta kopi sulit untuk meninggalkan kebiasaan minum kopi setiap harinya. Namun jika kita menjalani hidup bebas kafein terdapat banyak manfaat kesehatan bagi tubuh.

Beberapa manfaat luar biasa bagi kesehatan tubuh jika kita bebas dari kafein.

1. Bisa menurunkan berat badan

Salah satu hal yang terjadi saat kamu memilih untuk berhenti minum kopi adalah mengurangi kalori. Penelitian di Duke University mengungkapkan, konsumsi kafein setiap hari dalam kopi, teh, atau minuman ringan meningkatkan kadar gula harian para peserta hampir 10%.

Asupan gula yang tinggi ini dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan obesitas. Kalori pun dengan cepat meroket--lebih dari 200 kalori per sajian--jika kamu memilih menambahkan krim dan gula pada gelas kopimu.

2. Menambah berat badan

Pernahkah kamu mengalami mengidam sesuatu, entah makanan atau minuman, jika belum mendapat kafein? Perlu diketahui, kopi memiliki efek menekan nafsu makan sementara.

Oleh karena itu, bukan tak mungkin kamu akan mencari makanan berlemak atau manis lebih sering daripada biasanya jika memutuskan untuk berhenti minum kopi. Hal ini terjadi lantaran saat tak ada asupan kafein, tubuh mulai mencari perbaikan gula dengan cepat, meningkatkan gula darah dan konsumsi kalori harian. 

3. Bisa tidur lebih nyenyak

Meskipun kamu akan merasa lelah karena tubuh menyesuaikan dengan berkurangnya stimulan, ada efek jangka panjang yang bisa kamu dapatkan, yakni tidur malam yang lebih baik. Efek ini lebih baik jika kamu terbiasa mengasup kopi saat sore dan malam hari.

4. Sakit kepala lebih sering

Setiap pecinta kopi dapat mengenali tanda-tanda sakit kepala karena tidak mengasup kafein di pagi hari. Saat berhenti minum kopi, tubuh kekurangan adrenalin dan dopamin, hormon yang bertindak sebagai stimulan alami dan membuat tetap terjaga.

Sebaliknya, yang terjadi adalah adenosin—hormon yang bertanggung jawab untuk istirahat dan kelelahan—mengalir deras ke kepala, sehingga menyebabkan perubahan pada kimiawi otak yang mengakibatkan sakit kepala. Juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, Wesley Delbridge mengatakan, untuk meminimalkan rasa sakit, daripada mengurangi asupan kafein, lebih baik mencari pengganti.

Dia menyarankan, dengan mengganti kopi dengan teh, atau bahkan mencampurkan kopi berkafein dengan kopi tanpa kafein, yang dapat membantu menghindari gejala penarikan kafein. Dampak lainnya, kamu akan akan segera sembuh dari ketergantungan kafein.

5. Bisa merasa sakit, tapi tidak lama

Sakit kepala bukan satu-satunya gejala menyakitkan dari berhenti minum kopi. Mereka yang berhenti mengonsumsi kopi melaporkan efek samping seperti depresi, kecemasan, pusing, gejala seperti flu, insomnia, cepar marah, perubahan suasana hati, dan kelesuan.

Kabar baiknya, kamu tidak akan merasakan hal ini selamanya. Para ahli mengatakan, sebagian besar gejala fisik dari penarikan kafein akan berlalu setelah dua hari pertama, sementara sisa efek samping tidak akan bertahan lebih dari satu atau dua minggu.

6. Anda bisa memiliki senyum yang lebih sehat

Kopi sangat asam, yang berarti mengikis enamel gigi dan menodai gigi peminumnya dengan setiap tegukan. Mengurangi kafein dapat melindungi gigi dari kikisan tersebut, plus kamu dapat tersenyum lebar karena gigi yang lebih putih.

7. Melewatkan antioksidan

Sejumlah penelitian menemukan, minum lebih dari tiga cangkir kopi per hari dapat menurunkan risiko mulai dari kanker payudara hingga Parkinson, serta meningkatkan kesehatan tulang. Ini karena kopi mengandung antioksidan.

Tapi, kita bisa mengganti dengan sumber lain, seperti teh hijau dan sayuran yang kaya antioksidan.

8. Bisa mengalami kesulitan berkonsentrasi

Berhenti minum kopi dapat membuat kamu merasa lelah dan mudah tersinggung, sehingga dapat menyebabkan kurangnya konsentrasi. Untuk mengatasi kehilangan konsentrasi, cobalah mengunyah permen karet agar otak tetap waspada dan bekerja.

Ketika peserta melakukannya dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam British Journal of Psychology, mereka memiliki waktu reaksi yang lebih cepat dan hasil yang lebih akurat pada tugas mereka, terutama menjelang akhir sesi. Plus, setelah hanya satu minggu tanpa kafein, kamu akan menemukan produktivitas meningkat.

9. Bisa menjadi sembelit

Kafein membuat berbagai hal bergerak melalui usus. Oleh karena itu, mengurangi kopi bukan tak mungkin membuat kamu sembelit. Tapi jangan takut, ada banyak cara lain yang bisa menjaga buang air besar tetap teratur, salah satunya dengan mengasup banyak serat, minum air dan berolahraga.

10. Bisa merasa lebih tenang

Jika terlalu banyak kafein dapat membuat kamu tak bisa diam saat duduk di kursi, maka ini saatnya untuk mengucapkan selamat tinggal. Karena kafein adalah stimulan, maka secara alami dapat meningkatkan kadar hormon adrenalin dan stres dalam tubuh. Dengan menguranginya, kamu bisa membuat lebih tenang.

11. Penyerapan nutrisi lebih baik

Jika Anda bukan peminum kafein, tubuh mungkin menyerap beberapa nutrisi lebih baik daripada mereka yang meminumnya. Tanin dalam kafein dapat menghambat beberapa penyerapan seperti kalsium, zat besi dan vitamin B.

Hal ini berlaku bagi mereka yang memiliki asupan kafein sangat tinggi, pola makan yang tidak seimbang, atau usia lanjut. Tidak mengonsumsi kafein sama sekali dapat membantu tubuh menyerap nutrisi dari makanan yang dikonsumsi lebih optimal.

12.Gigi lebih sehat

Efek kopi dan teh dapat menodai gigi. Hal ini karena tingginya kadar tanin yang menyebabkan penumpukan dan perubahan warna enamel gigi. Keasaman dalam minuman berkafein seperti kopi dan teh juga dapat menyebabkan kerusakan enamel gigi.

13.Menurunkan tekanan darah

Bebas kafein berdampak positif bagi tekanan darah. Kafein telah terbukti meningkatkan tekanan darah karena efek stimulasi pada sistem saraf. Asupan kafein yang tinggi seperti 3 hingga 5 cangkir per hari dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

14.Hormon yang seimbang bagi wanita

Wanita mungkin mendapatkan manfaat utama dari bebas kafein. Minuman berkafein seperti kopi, teh, dan soda dapat mengubah kadar estrogen.Mengubah kadar estrogen dapat meningkatkan risiko endometriosis, kanker payudara, dan kanker ovarium. Meskipun kafein tidak terkait langsung dengan kondisi ini, kadar estrogen yang tinggi dikaitkan dengan penyebabnya. Kafein juga terbukti memperburuk gejala menopause.

15.Pencernaan yang sehat

Asupan kafein dapat menimbulkan sejumlah masalah pencernaan yang tidak menyenangkan. Kopi menciptakan efek pencahar yang merangsang usus. Mengkonsumsi kopi dalam jumlah besar juga dapat menyebabkan diare atau buang air besar.

cara mudah berhenti minum kopi yang bisa diikuti:

1. Lakukan Perlahan

Kenali tubuhmu, kalau memang kebiasaan minum kopi sudah mengganggu kesehatan sebaiknya dihentikan. Tidak perlu cepat-cepat, karena semuanya membutuhkan proses.

Jika kamu terbiasa mengonsumsi kopi yang tinggi kafein, bisa mencoba untuk mengurangi takarannya. Manaker seorang ahli gizi mengatakan, "Mengonsumsi kafein setengah dari jumlah biasanya bisa membantu orang perlahan untuk menguranginya."

Sebagai contoh alih-alih satu cangkir penuh kopi, kamu bisa mengonsumsi setengahnya. Lalu, jika kamu terbiasa minum 2 cangkir kopi per hari maka kurangi 1 cangkir. Lakukan hal ini secara rutin sampai kamu terbiasa dan bisa berhenti minum kopi.

2. Ganti dengan Minuman Lain

Jika ingin berhenti minum kopi, kamu juga bisa menggunakan cara menggantinya dengan minuman lain. Cara ini sangat mudah dilakukan dan sangat membantu.

Banyak minuman lain yang juga tinggi kafein, seperti teh hijau atau matcha. Manaker juga mengungkapkan kalau dirinya sempat mengganti kopi dengan matcha. Ia bilang cara itu ampuh untuk dirinya.

Kamu juga bisa mengganti secangkir kopi dengan kopi decaf atau teh herbal. Karena kopi decaf tidak memiliki kandungan kafein, tapi rasanya tetap seperti kopi biasa.

3. Pakai Metode 'Cold Turkey'

Cold turkey adalah sebuah metode berhenti merokok dengan memutus asupan nikotin secara langsung. Artinya, para perokok ini harus menyetop kebiasaan merokoknya saat itu juga.

Metode 'cold turkey' ini ternyata juga bisa dilakukan untuk kamu yang ingin berhenti minum kopi. Kamu bisa dengan langsung memutuskan kebiasaan minum kopi saat itu juga.

Cara ini memang memiliki efek samping, seperti pusing (sakit kepala), cepat merasa lelah, dan lainnya. Tapi, kamu bisa mengatasinya dengan banyak minum air putih agar tidak terjadi dehidrasi.


*** (Sources: Putri Emilia)

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Music Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved