Headlines News :
Home » » AS Gagal Capai Target Vaksinasi Covid-19

AS Gagal Capai Target Vaksinasi Covid-19

Written By Info Breaking News on Sabtu, 02 Januari 2021 | 05.59



Ketua DPR AS Nancy Pelosi menerima vaksinasi Covid-19 dari dokter Brian Monahan

Jakarta
, Info Breaking News -Hanya sekitar 2,8 juta orang Amerika Serikat yang telah menerima vaksin covid-19 hingga hari terakhir di Desember 2020. Angka ini menempatkan Negeri Paman Sam gagal capai target untuk memvaksinasi 20 juta orang pada Desember.

 Suntikan vaksin mencapai penghuni panti jompo dengan kecepatan yang bahkan lebih lamban dari yang pertama di antrean, meskipun mereka paling berisiko meninggal karena virus korona.
 
“Sekitar 170.000 orang di fasilitas perawatan jangka panjang menerima suntikan pada 30 Desember meskipun 2,2 juta dosis telah didistribusikan untuk penduduk,” menurut data yang dirilis dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC AS), seperti dikutip Channel News Asia, Jumat 1 Januari 2021.

Spesialis penyakit menular terkemuka AS, Dr Anthony Fauci, mengatakan sedang "dalam pertimbangan" apakah AS harus melepaskan lebih banyak dosis cadangan untuk memvaksinasi porsi yang lebih luas dari masyarakat.
 
"Anda dapat membuat argumen tentang menambah dosis dengan memberikan satu dosis di seluruh daftar, dan berharap Anda akan mendapatkan dosis kedua pada waktunya untuk diberikan kepada individu," kata Fauci kepada NBC, Kamis.
 
CDC menambahkan, bahkan ketika jumlah dosis yang didistribusikan mendekati tujuan untuk mencapai 20 juta orang, kecepatan vaksinasi sebenarnya jauh lebih lambat dari yang diantisipasi.
 
Trump pun mendorong percepatan penyuntikan vaksin. “Pemerintah Federal telah mendistribusikan vaksin ke negara bagian. Sekarang terserah negara bagian untuk mengelola. Ayo bergerak!" Presiden AS Donald Trump menulis tweet pada Rabu.*** Novie Koesdarman
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Music Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved