Headlines News :
Home » » Setelah 7 Hari Disuntik Vaksin Pfizer, Perawat di California Positif COVID-19

Setelah 7 Hari Disuntik Vaksin Pfizer, Perawat di California Positif COVID-19

Written By Info Breaking News on Kamis, 31 Desember 2020 | 04.09

Vaksin Pfizer

Jakarta
, Info Breaking News - Siapa yang menyangka seorang perawat berusia 45 tahun di California, Amerika Serikat, dinyatakan positif COVID-19. Ia dinyatakan positif seminggu setelah disuntik vaksin Pfizer.

Dikutip dari Reuters yang melansir ABC News, Rabu (30/12), perawat itu bernama Matthew W. Ia merupakan perawat di dua rumah sakit lokal yang berbeda.

Dalam postingannya di Facebook pada 18 Desember, Matthew mengaku telah mendapat suntikan vaksin Pfizer. Usai disuntik, ia mengeluhkan lengannya sakit selama sehari tetapi tidak mengalami gejala sakit lain.

Enam hari kemudian tepatnya pada Malam Natal, Matthew jatuh sakit setelah bekerja shift di unit COVID-19. Dia mengalami gejala menggigil disertai nyeri otot dan kelelahan.

Dia kemudian pergi ke lokasi pengujian rumah sakit untuk melakukan testing dan dinyatakan positif COVID-19 sehari setelah malam Natal.

Sementara seorang ahli penyakit menular dari Pusat Kesehatan Keluarga San Diego, Christian Ramers, mengatakan kejadian ini tidak terduga.

“Kami tahu hasil uji klinis vaksin perlu sekitar 10 hingga 14 hari bagi Anda untuk mulai mengembangkan perlindungan dari vaksin,” kata Ramers.

"Dosis pertama yang kami pikir memberi Anda sekitar 50%, dan Anda membutuhkan dosis kedua itu untuk mencapai 95%," tambah dia.

Sementara itu baik dari pihak Pfizer belum memberikan keterangan atas insiden ini.

sampai saat ini belum ada keterangan dari Pfizer terkait insiden yang terjadi. Di sisi lain, Pfizer merupakan salah satu vaksin yang banyak diburu demi menanggulangi wabah COVID-19, termasuk Indonesia yang konon segera meneken kerjasama. ***Novie Koesdarman

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Music Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved