Headlines News :
Home » » Reza Artamevia Kembali Diciduk karena Narkoba

Reza Artamevia Kembali Diciduk karena Narkoba

Written By Info Breaking News on Minggu, 06 September 2020 | 11.35


Jakarta, Info Breaking News - Penyanyi Reza Artamevia kembali diciduk polisi lagi-lagi karena kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu.

Peristiwa ini lantas menjadi sorotan Badan Narkotika Nasional (BNN). BNN menyebutkan kembalinya seorang publik figur menggunakan ataupun menyalahgunakan narkotika amat tergantung pada individu dan lingkungannya.


"Jadi tidak bisa serta-merta menyalahkan institusi rehabilitasi narkotika gagal. Karena ini amat tergantung pada individu tersebut dan lingkungannya. Misalkan saja ada maling tertangkap dipenjara, keluar dari penjara dia maling lagi, apakah yang salah insitusinya? Tentunya itu amat tergantung dari orang itu sendiri," ujar Kabag Humas BNN, Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono, Sabtu (5/9/2020).


Kepribadian, niat, dan lingkungan menjadi faktor utama mengapa seseorang kembali menyalahgunakan narkotika. 


"Jadi gak ada urusannya sama rehabilitasi. Itu tergantung orangnya. Kami (BNN) saat dimintai rekomendasi rehab dari pihak kepolisian juga tidak bisa sembarang memberikan rehabilitasi begitu saja. Pasti kita asesmen dengan ketat apakah dia pengedar, bandar, kurir, atau penyalahguna," tegas Pudjo.


Sementara itu, Koordinator Kelompok Ahli BNN, Ahwil Luthan menjelaskan bahwa seseorang yang sudah pernah menggunakan narkotika apalagi dalam jangka waktu lama akan sulit untuk benar-benar pulih. Narkotika, lanjutnya, adalah zat perusak otak, meskipun seseorang menjalani rehabilitasi tidak mungkin bisa sembuh permanen 100 persen.


"Rehabilitasi itu artinya orang yang sudah addict diharapkan kembali sembuh. Setelah rehabilitasi ada after care, kembali ke masyarakat, keluarga, dan lingkungan. Jadi kemungkinan untuk kembali lagi ada tapi amat tergantung pada lingkungan sekitarnya," kata Ahwil Luthan.


"Sembuhnya tidak akan sempurna atau tidak maksimal. Bisa saja sembuh sempurna asalkan ada keinginan kuat dari pribadinya. Kalau pemakai sudah begitu berat, apabila ada kondisi stress bisa kembali menjadi pemakai. Bisa jadi dia kembali berkumpul dengan teman-temannya yang juga mengkonsumsi narkoba," imbuh dia.


Untuk itu ia menyebutkan pendamping dari pihak keluarga dan orang terdekat amat penting untuk membuat seorang mantan pengguna narkoba tidak kembali menggunakan narkotika.


"Paling tepat dia berkumpul bersama keluarganya yang care dengan dia. Jadi kalau orang di sekitar lingkungannya ada yang mengajak dia punya benteng untuk melindungi dirinya. Lagipula tidak mungkin orang direhabilitasi secara terus-menerus, paling hanya 3 bulan, dan paling lama 1 tahun," tutunya.


Sebagaimana diketahui, artis dan juga penyanyi Reza Artamevia sebelumnya pernah ditangkap untuk kasus yang sama pada 2016 silam di NTT bersama Gatot Brajamusti. Pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya rencananya akan mengungkap kasus tersebut pada Minggu (6/9/2020) besok. ***Winda Syarief

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Music Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved