Headlines News :
Home » » Olah Raga Yang Baik Di Tengah Pandemi Covid-19

Olah Raga Yang Baik Di Tengah Pandemi Covid-19

Written By Info Breaking News on Minggu, 26 Juli 2020 | 07.43

ilustrasi olahraga
Jakarta, Info Breaking News - Kesehatan tubuh menjadi prioritas utama yang harus dilakukan setiap masyarakat di tengah pandemi virus corona saat ini.

Dalam hal ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengimbau beberapa upaya yang harus dilakukan untuk mencegah penularan virus yang semakin meluas di masyarakat.

Seperti rajin mencuci tangan, menjaga jarak fisik, melakukan etika batuk dan bersin yang benar, menjaga asupan nutrisi yang baik, serta melakukan olahraga secara rutin.

Kegiatan berolahraga secara rutin, menjadi salah satu upaya efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Dengan daya tahan tubuh yang kuat, seseorang menjadi lebih sehat dan tidak mudah terserang bakteri, kuman maupun virus penyebab penyakit.

Kegiatan olahraga ini tentu saja masih dapat dilakukan di rumah, selama kebijakan pembatasan sosial masih dilakukan.

Olahraga Persarafan 

Selama pandemi virus corona, masyarakat bisa melakukan berbagai macam olahraga untuk dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Dalam hal ini, Dr.dr. H. Zaenal Muttaqin Sofro,. AIFM., menjelaskan bahwa terdapat dua jenis olahraga yang bisa dilakukan, yaitu olahraga persarafan dan olahraga fisik.

"Pada prinsipnya ada dua jenis olahraga yakni neural exercise atau olahraga persarafan, untuk menjaga kesehatan, dan physical exercise atau olahraga fisik untuk menjaga kebugaran. Olahraga tersebut bisa dilakukan di rumah," terangnya Kamis (2/4), seperti dilansir dari situs resmi Universitas Gajah Mada.

Lebih lanjut, Zaenal menjelaskan, olahraga persarafan dapat dilakukan dengan tiga cara, yaitu pernapasan, vokalisasi dan postur. Olahraga penapasan biasanya dilakukan dengan senam tera maupun yoga.

Kemudian, olahraga vokalisasi bisa didapatkan dari aktivitas bersenandung membaca Al Quran atau yang lainnnya. Sedangnya postur bisa diperoleh dengan cara melakukan senam taichi maupun gerakan salat.

Menurut Zaenal, olahraga persarafan yang dilakukan secara rutin dapat membuat tubuh lebih sehat serta dapat mengurangi risiko stres selama pandemic Covid-19. Bukan hanya itu, Zaenal juga mengatakan bahwa olahraga ini cocok dilakukan di rumah, selama menjalani kebijakan physical distancing.

"Saat ini kita kan dianjurkan menjalani physical distancing, berdiam diri di rumah. Karenanya, sangat tepat melakukan olahraga persarafan yang bisa dilakukan kapanpun," jelasnya.

Olahraga Fisik

Di samping olahraga persarafan, olahraga fisik juga bisa dilakukan di rumah selama pandemi virus corona masih berlangsung. Dengan melakukan olahraga fisik bisa membantu tubuh tetap bugar dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Bukan tanpa alasan, Zaenal menjelaskan bahwa olahraga fisik mendorong otot besar bisa bekerja secara aktif. Dengan begitu kebugaran tubuh bisa ditingkatkan.

Selain melibatkan otot besar, olahraga fisik juga bersifat ritmis dan berkelanjutan. Hal ini tentu saja sangat mendukung untuk mewujudkan kebugaran dan kesehatan tubuh.

Olahraga fisik ini bisa dilakukan dengan berbagai cara. Baik menggunakan peralatan fitness yang ada di rumah, maupun dengan melakukan gerakan olahraga mandiri seperti jalan cepat, jogging, senam maupun berenang.

Namun dalam olahraga fisik, tidak dilanjutkan untuk melakukan secara berlebihan. Sebab dengan latihan yang berlebihan tidak bisa mendapatkan kebugaran, justru dapat mengganggu kondisi kesehatan akibat kelelahan.

Perhatikan Intensitas dan Durasi

Seperti yang terah disebutkan sebelumnya, bahwa dalam melakukan aktivitas olahraga tidak boleh berlebihan. Dalam hal ini Zaenal menjelaskan bahwa olaraga fisik yang dilakukan secara berlebihan dapat menyebabkan over training, akibatnya bisa menganggu kesehatan.

"Banyak physical exercise yang justru mengganggu kesehatan karena over training maka harus benar benar mengacu FITT principle yakni frequency, intensity, time, and type, "paparnya.

Sebaiknya, olahraga fisik dilakukan dalam 3 5 kali dalam seminggu. Durasi selama berolahraga juga cukup dilakukan dalam 30 35 menit.

Dengan menjaga intensitas dan durasi yang tidak berlebihan bisa menghindarkan dari risiko terjadinya over training yang dapat menyebabkan masalah kesehatan tubuh.

Cukupi Hidrasi Tubuh

Selama berolahraga, kebutuhan hidrasi juga harus diperhatikan dengan baik. Melakukan kegiatan olahraga tentu dapat membakar kalori dan mengurangi cairan tubuh.

Apalagi jika melakukan olahraga fisik, yang melibatkan gerakan aktif seluruh tubuh. Tidak heran jika setelah berolahraga, tenggorokan sering kali terasa haus sehingga ingin minum.

Dalam hal ini, Zaenal menganjurkan untuk minum air putih 30 menit sebelum melakukan olahraga dan setelahnya. Hal ini dilakukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh melalui keringan. Dengan begitu, kebutuhan hidrasi tubuh dapat tercukupi kembali.

Jaga Jarak

Apabila olahraga dilakukan di luar ruangan atau luar rumah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga keamanan selama pandemi virus corona. Hal pertama diperhatikan adalah pastikan tubuh dalam kondisi yang fit untuk melakukan aktivitas di luar rumah.

Kemudian, hal yang kedua adalah wajib mematuhi aturan menjaga jarak fisik dengan dengan orang-orang di sekitar. Terakhir, tentu saja tetap menggunakan masker ketika berolahraga.

Ketiga hal tersebut penting diperhatikan, agar kegiatan olahraga di luar ruangan dapat berjalan dengan baik, aman dan sehat. Bukan hanya itu, beberapa langkah tersebut juga dapat menghindarkan diri dari risiko penularan virus dari orang lain

Tidak Lupa Pemanasan dan Pendinginan

Hal penting lain yang tidak boleh dilupakan adalah melakukan pemanasan dan pendinginan. Sebelum melakukan olahraga, penting untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu dengan meregangkan otot-otot tubuh. Dengan begitu, tubuh akan lebih siap untuk melakukan gerakan olahraga yang lebih aktif selanjutnya.

Peregangan otot juga perlu dilakukan pada saat pendinginan. Tidak jauh berbeda, gerakan-gerakan peregangan otot saat pendinginan ini bisa membuat tubuh kembali rileks setelah berolahraga. Dengan begitu, otot bisa sedikit demi sedikit kembali tenang sebelum akhirnya berhenti.

Hal yang Harus Dihindari

Selain melakukan langkah-langkah di atas, kegiatan olahraga juga sebaiknya menghindari beberapa hal berikut :

  1. Hindari latihan berlebih dengan intensitas yang tinggi
  2. Langsung duduk atau berbaring usai berolahraga
  3. Hindari minum air panas setelah berolahraga
  4. Jangan melakukan olahraga di atas pukul 21.00 atau 9 malam.

Dalam hal ini, Pakar Kedokteran Olahraga UGM , Dr.dr. H. Zaenal Muttaqin Sofro,. AIFM., seperti dilansir dari situs resmi ugm.ac.id, memberikan beberapa cara aman berolahraga selama pandemi virus corona. Berikut kami rangkum penjelasannya untuk Anda.***Nadya Emilia

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Music Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved