Headlines News :
Home » » Ada Jahe Merah dan Jamur di dalam Vaksin Covid-19

Ada Jahe Merah dan Jamur di dalam Vaksin Covid-19

Written By Info Breaking News on Kamis, 23 Juli 2020 | 04.56

vaksin Covid-19 

Jakarta, Info Breaking News - . Ternyata, komponen penyusun vaksin Covid-19 antara lain adalah jahe merah dan juga jamur. PT Kalbe Farma menjadi salah satu BUMN yang ikut terlibat dalam peracikan vaksin Covid-19 yang saat ini tengah memasuki masa tahap uji coba.

"Dari Kalbe kami masuk produk herbal itu (vaksin Covid-19). Ada jahe merah juga jamur ini masuk dalam meningkatkan imunitas," ujar Ceo Kalbe Farma Vidjongtius melalui diskusi online, Jakarta, Rabu (22/3).
Vidjongtius mengatakan, hingga kini semua pihak tengah bahu membahu melakukan berbagai uji terhadap temuan baru tersebut. Rencananya, uji klinis terhadap vaksin tersebut akan dilakukan pada bulan depan.

"Kita lebih giat berkolaborasi dalam penelitian dan pengembangan vaksin semoga Agustus bisa di uji klinis dan bulan depan bisa final," papar dia.

Dia menambahkan, apabila uji coba vaksin tersebut berjalan lancar maka bisa segera diproduksi massal dan distribusikan pada pertengahan 2021.

Adapun dalam tahap uji klinis ini menggandeng Korea Selatan yang juga sedang mengembangkan vaksin. "Kita kolaborasi dengan berbagai pihak. Ada juga Korea Selatan karena mereka juga memiliki fokus untuk ini. Jadi DNA vaksin ini bisa digunakan pada tahun 2021," jelasnya.

Vaksin corona dari Sinovac, Tiongkok sudah tiba di Indonesia pada tanggal 19 Juli lalu. Sebanyak 2.400 vaksin itu akan melakukan uji klinis.

Indonesia melalui Induk Holding BUMN Farmasi Bio Farma, siap untuk melakukan uji klinis tahap 3 pada 3 Agustus 2020 mendatang.

Head of Corporate Communications Bio Farma, Iwan Setiawan mengatakan, sebelum melakukan uji klinis tahap 3, vaksin ini masih harus melewati beberapa tahapan lagi. Tahap yang harus dilewati yaitu pengujian di Laboratorium Bio Farma dan beberapa perizinan lainnya.

Uji klinis tahap 3 vaksin Covid-19 ini akan dilaksanakan di Pusat Uji Klinis. Tepatnya di Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Padjajaran (Unpad). Pada pengujian ini, sampel yang diambil sebanyak 1.620 subjek, dengan rentang usia antara 18 sampai 59 tahun.

"Uji klinis tahap 3 akan dilakukan di FK Unpad. Akan mengambil sample sebanyak 1.620 subjek dengan rentang usia antara 18 sampai 59 tahun, dengan kriteria-kriteria tertentu," ujarnya di Jakarta, Rabu (22/7/2020).

Iwan mengatakan, alasan pengujian klinis dilakukan di FK Unpad karena FK Unpad sudah berpengalaman dalam pelaksanaan uji klinis vaksin – vaksin yang beredar di Indonesia.

"Tentu saja dengan FK Unpad karena insititusi tersebut sudah berpengalaman dalam pelaksanaan uji klinis vaksin – vaksin yang beredar di Indonesia," ujarnya.

Direktur Bio Farma, Honesti Basyir mengungkapkan alasan mengapa Bio Farma memilih Sinovac sebagai mitra vaksin Covid-19 di Indonesia. Ini lantaran platform vaksin atau metode pembuatan vaksin yang digunakan oleh Sinovac itu sama dengan kompetensi yang dimiliki Bio Farma saat ini.

Metode yang digunakan oleh Sinovac adalah metode inaktivasi. Metode ini sudah pernah dibuat oleh Bio Farma dalam pembuatan vaksin Pertusis.

Tim uji klinis vaksin Covid-19 menyatakan uji klinis tahap III untuk vaksin kerja sama antara Bio Farma dan Sinovac Biotech, China, ditargetkan selesai pada Januari 2021. *** Nadya Emilia


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Music Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved