Headlines News :
Home » » KPK Bantah Kabar Tewasnya Harun Masiku

KPK Bantah Kabar Tewasnya Harun Masiku

Written By Info Breaking News on Kamis, 14 Mei 2020 | 14.49

Harun Masiku

Jakarta, Info Breaking News – Keberadaan buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Harun Masiku hingga kini masih menjadi misteri.

Mantan politikus PDIP yang tersangkut kasus Pergantian Antar Waktu Anggota DPR RI 2019-2024 bahkan dikabarkan telah meninggal dunia karena dibunuh agar tak buka suara soal kasus yang menjeratnya.

Hal ini diungkapkan oleh Koordinator Masyarakat Antikorupsi (MAKI), Boyamin Saiman pada hari Senin (11/5/2020) lalu. Meski begitu, Boyamin menjelaskan kabar ini hanya berupa analisis saja.

Harun yang sudah masuk ke daftar pencarian orang (DPO) sejak enam bulan yang lalu sempat dikabarkan meminta bantuan rekannya untuk membeli tiket pesawat.

“Harun Masiku untuk tiket saja masih minta temannya. Berarti kan tidak kuat membeli,” tutur Boyamin.

Guna memastikan keberadaannya, Boyamin bahkan sempat mengunjungi Palembang dan Makassar namun Harun tak juga ditemukan.

Meski begitu, KPK menampik rumor kematian Harun. Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengaku KPK sejauh ini tidak memperoleh informasi dan bukti yang valid bahwa tersangka Harun Masiku telah meninggal.

Ia menegaskan proses penyidikan terhadap pria yang lahir di Ujung Pandang tersebut masih berjalan dan KPK akan terus memburu yang bersangkutan.

“Sekarang KPK berkoordinasi dengan Polri, saat ini masih terus mencari keberadaan DPO tersebut,” ujar Ali.

Diketahui, buronan Harun Masiku lolos dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Januari 2020 lalu dan dikabarkan melarikan diri ke luar negeri. Namun, berdasarkan laporan dari pihak imigrasi, Harun telah kembali ke Indonesia sebelum OTT berlangsung, hingga akhirnya ia masuk ke dalam DPO dan dicegah agar tak berpergian ke luar negeri. *** Emil F Simatupang. 

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Music Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved