Headlines News :
Home » » Setelah Ikut Tahlilan Pasien Positif Corona Satu Kampung di Bogor Jadi ODP

Setelah Ikut Tahlilan Pasien Positif Corona Satu Kampung di Bogor Jadi ODP

Written By Info Breaking News on Selasa, 14 April 2020 | 02.24

Penguburan warga Covid-19
Bogor, Info Breaking News - Warga di Kampung Malang Nengah, Desa Ciseeng, Bogor, gempar setelah mengetahui tetangganya yang baru meninggal pekan lalu dinyatakan positif virus corona. Pasalnya, saat warga tersebut meninggal, warga sekitar langsung menggelar tahlilan.
"Awalnya enggak tahu, tapi setelah keluar data monitoring COVID-19 Kabupaten Bogor, warga (yang ikut tahlilan) dinyatakan ODP," kata Sekretaris Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Heri Isnandar, Minggu (12/4).
Heri mengatakan awalnya pasien tersebut dirawat di RSUD Cibinong karena sakit jantung. Meski diagnosa dokter adalah sakit jantung, pasien tetap diambil tes swab.
Pasien tersebut meninggal tak lama setelah tes swab dan dimakamkan di pemakaman keluarga di Cibinong. Karena diagnosa dokter adalah penyakit jantung dan pasien juga tidak dinyatakan sebagai PDP, pasien tersebut dimakamkan tidak dengan tata cara pemakaman COVID-19.
Setelah jenazah dimakamkan, keluarga pasien langsung pulang ke Ciseeng dan menggelar tahlilan selama tujuh hari yang dihadiri warga sekitar. Di hari ke delapan, hasil swab baru keluar dan pasien tersebut dinyatakan positif COVID-19.
"Tujuh hari kemudian, Pemkab Bogor mengeluarkan informasi bahwa jasad itu positif corona. Sekampung kaget dan langsung jadi ODP," jelas Heri.
Namun demikian, Heri berharap masyarakat sekitar tetap waspada dan tidak panik. Ia juga meminta masyarakat untuk menjalankan imbauan menjaga jarak untuk mengurangi risiko penularan COVID-19.
Kabar kematian warga Desa Ciseeng karena virus corona itu juga dibenarkan Bupati Bogor Ade Yasin. Pada Sabtu (11/4), Ade Yasin menyebut dari penambahan 4 kasus positif COVID-19 di Kabupaten Bogor, salah satunya adalah warga Desa Ciseeng.
"Bertambah empat kasus baru positif COVID-19 dan satu di antaranya meninggal dunia. Satu pasien positif yang meninggal dunia adalah laki-laki, 48 tahun, asal Kecamatan Ciseeng," kata Ade.
Hingga Minggu (12/4), jumlah kasus positif virus corona di Kabupaten Bogor sudah mencapai 36 orang. Dari jumlah tersebut, ada satu pasien positif COVID-19 asal Kecamatan Cileungsi yang meninggal dunia.

Heri menjelaskan saat ini petugas akan melakukan tes. Namun keluarga almarhum yang mendapatkan prioritas utama untuk menjalani tes Corona. 'Bila hasil tes menunjukkan indikasi terpapar virus Corona atau bahkan positif maka segera akan dilakukan pencegahan sesuai protokoler kesehatan, ujarnya
"Kalau untuk keluarga dan pembantunya sudah kami isolasikan, sebagai langkah awal. Mudah-mudahan hasil mereka nanti negatif," ucap Heri.
Marlinah, Kepala Puskesmas Ciseeng membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan almarhum dinyatakan positif Corona. Namun untuk pemulasaran jenazah dan pemakaman tidak dilakukan di Ciseeng.
Sehingga Marlina meminta warga tetap tenang dan tidak panik. Adapun yang akan di tes Corona adalah keluarga dan orang yang pernah kontak 14 hari sebelumnya. "Jadi betul, saya sudah koordinasi dan memastikan ke Dinkes. Yang di tes istri dan anak-anaknya," ucap Marlinah.*** Raymond SInaga 
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Music Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved