Headlines News :
Home » » Biaya Pasien Covid – 19 Saat di Rawat Hingga Biaya Kematian

Biaya Pasien Covid – 19 Saat di Rawat Hingga Biaya Kematian

Written By Info Breaking News on Sabtu, 25 April 2020 | 04.19

Pasien Virus Corona
Jakarta, Info Breaking News - Saat ini penularan virus Corona arau Covid-19 masih menjadi suatu yang sangat  mengkhawatirkan di Tanah Air. Sebab selain karena virus ini masih belum ada obatnya, untuk biaya perawatan juga cukup menguras kantong jika tidak ditanggung oleh pemerintah.

Hal yang jarang diperhitungkan masyarakat adalah begitu besar dana yang harus dikeluarkan untuk merawat seorang penderita positif covid-19. Salah satu anak dari Pasien Covid-19 yang dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Jakarta mengungkapkan, untuk biaya perawatan ayahnya yang terkena Covid-19 mencapai Rp 500 juta.

Supaya kita semua paham covid ini bukan penyakit kaleng-kaleng. Ini udah 2 minggu bokap di Rumah Sakit 3 x swab masih positif. Dan (jumlah nominal) itu yakin masih bakalan bertambah,” katanya melalui keterangan tertulis dikutip media sambil mengirimkan bukti pembayaran rumah sakit yang mencapai total Rp 502.437.515,” tuturnya.

Presiden Jokowi sudah menetapkan pandemi virus corona sebagai bencana nasional, yang artinya pemerintah akan membiayai seluruh pasien Covid-19 yang menjalani rawat inap di rumah sakit maupun rawat jalan. Namun biaya tersebut tetap lah harus dibayarkan ke pihak rumah sakit.

Keluarga pasien yang enggan disebutkan namanya ini menjelaskan mengapa dia tidak mendapatkan pelayanan gratis dari pemerintah seperti pasien-pasien lainnya.

Salah satu alasannya karena dia dirawat di rumah sakit swasta dan sejak awal dinyatakan positif Covid-19, orang tuanya tidak mendapatkan rujukan ke rumah sakit pemerintah.

“Untuk yang tanya kenapa ga gratis. Ini di RS swasta om. Cari rujukan ke RS negeri juga ga gampang. Sampe sekarang dari awal masuk kita ga dapet rujukan ke RS pemerintah,” ujarnya

Maka dari itu, keluarga Pasien ini meminta kepada masyarakat agar menaati aturan pemerintah terkait Covid-19, sebab jika tidak ditanggung pemerintah, biayanya akan sangat mahal. Jika ditanggung pemerintah pun jumlah tersebut sangat besar, lebih baik jika mencegah daripada mengobati.

“Kalaupun bukan kita yang tanggung, negara yang bakal tanggung, anak-anak kita yang bakal cicil ke depannya,” ujarnya

Berdasarkan penjelasan yang didapatnya, Covid-19 cukup membahayakan. “Sekalinya kena covid paru-paru gak bakal balik kaya semula. Ibarat keloid, cacat seumur hidup. 2 bulan tinggal di rumah ga bakal bikin kita mati bosen,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemkeu) telah membuat aturan satuan biaya penggantian untuk biaya perawatan pasien covid-19. Satuan biaya tersebut tertuang dalam lampiran Surat Menteri Keuangan Nomor S-275/MK.02/2020 tertanggal 6 April 2020.

Surat Menteri Keuangan itulah yang menjadi patokan pihak rumah sakit untuk mengajukan klaim ke Kementerian Kesehatan. Setelah diklaim, pemerintah akan mengganti biaya perawatan pasien Covid-19 di berbagai rumah sakit tersebut.

Inilah rincian biaya perawatan pasien Covid-19 tanpa komplikasi :
Di ruang ICU dengan ventilator Rp 15,5 juta per hari.Di ruang ICU tanpa ventilator Rp 12 juta per hari.
Di ruang isolasi tekanan negatif dengan ventilator Rp 10,5 juta
Di ruang isolasi tekanan negatif tanpa ventilator Rp 7,5 juta.
Di ruang isolasi non tekanan negatif dengan ventilator Rp 10,5 juta per hari.
Di ruang isolasi non tekanan negatif tanpa ventilator Rp 7,5 juta per hari.Golongan pasien lain adalah yang memiliki komplikasi atau penyakit lain sebelumnya, misalnya hipertensi, ginjal, jantung, dan penyakit lainnya. Tentu saja dibutuhkan biaya lebih besar untuk pasien seperti ini.

Biaya Perawatan Pasien Covid-19 Dengan Komplikasi :

Di ruang ICU dengan ventilator Rp 16,5 juta per hariDi ruang ICU tanpa ventilator Rp 12,5 juta per hari.
Di ruang isolasi tekanan negatif dengan ventilator Rp 14,5 juta,
Di ruang isolasi tekanan negatif tanpa ventilator Rp 9,5 juta.
Di ruang isolasi non tekanan negatif dengan ventilator Rp 14,5 juta per hari.
Di ruang isolasi non tekanan negatif tanpa ventilator Rp 9,5 juta per hari.Bayangkan jika pasien minimal harus dirawat selama minimal 14 hari, artinya satu pasien membutuhkan biaya minimal Rp 105 juta (biaya terendah) hingga Rp 231 juta.

Itu merupakan harga pembiayaan tinggi yang harus dikeluarkan negara, dan tentu saja keluarga juga harus keluar dana ekstra. Belum lagi jika pasien meninggal dunia, maka pemerintah juga akan menanggung biaya pemakaman sampai selesai, yang totalnya mencapai Rp 3,36 juta.

Rincian biayanya terdiri dari :

Pemulasaraan jenazah Rp 550.000,
Kantong jenazah Rp 100.000,
Peti jenazah Rp 1.750.000,
Plastik erat Rp 260.000,
Desinfektan jenazah Rp 100.000,
Transport mobil jenazah Rp 500.000 dan
Desinfektan mobil jenazah Rp 100.000.

Totalnya, tiap jenazah Covid-19 membutuhkan biaya pemakaman Rp 3,36 juta.

Jadi mari kita bersama-sama mencegah penularan penyakit covid-19 ini agar tidak makin meluas.Kita harus menurut , mendengar himbauan Pemerintah karena Pemerintah yang ada juga berasal dari Tuhan.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Music Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved