Headlines News :
Home » » Menteri Edhy: Tidak Ada Lagi Penenggelaman Kapal

Menteri Edhy: Tidak Ada Lagi Penenggelaman Kapal

Written By Info Breaking News on Kamis, 14 November 2019 | 11.16


Batam, Info Breaking News – Dalam kunjungannya ke Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) di Jembatan II Barelang, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (13/11/2019) kemarin, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menegaskan kedepannya tidak akan ada lagi aksi penenggelaman kapal. Menurut dia, kini yang menjadi fokus adalah pembinaan terhadap nelayan di Tanah Air.

"Tidak ada lagi penenggelaman kapal, saat ini kita lebih fokuskan pada pembinaan terhadap nelayan kita,"
 tuturnya.

Meski begitu, beliau tetap mengakui bahwa penenggelaman kapal itu sendiri sejatinya merupakan terobosan yang baru dan sangat bagus. Tetapi, di bawah kepemimpinannya, Edhy lebih fokus pada pembinaan terhadap nelayan Indonesia. Hal ini, katanya, sesuai dengan arahan dari Presiden.

"Arahan Pak Presiden, kita harus menyejahterakan nelayan dan mengawal nelayan dalam melakukan penangkapan Ikan di laut Indonesia," kata Edhy.

Edhy menilai, hal itu dilakukan karena selama ini banyak nelayan Indonesia yang mendapatkan intimidasi dari pihak luar negeri walaupun mereka mencari ikan di teritori wilayah Indonesia. Untuk itu, fokus utama KKP melalui PSDKP, selain mengawasi sumber daya kelautan dan perikanan, juga memberikan perlindungan dan pengamanan kepada nelayan Indonesia terhadap ancaman pihak luar.

"Saya berharap agar personel PSDKP tidak memusuhi nelayan kita, mereka saudara kita. Jadikan mereka mata dan telinga kita untuk melakukan pengawasan terhadap sumber daya kelautan dan perikanan yang ada," lanjutnya.

Selain itu, Edhy tetap mengimbau para nelayan baik dari Sabang sampai Merauke untuk tidak menangkap ikan dengan cara yang salah serta selalu memperhatikan kelestarian ekosistem biota laut demi terjaganya populasi ikan di laut Indonesia.

"Kalau ada nelayan kita yang melakukan penangkapan dengan cara yang salah, kami tidak segan-segan menindaknya," tegas Edhy.

Terkait dengan pendanaan sendiri, Edhy menjelaskan saat ini dirinya sadar bahwa anggaran untuk pengawasan sangatlah kurang, bahkan jauh dari kata cukup. Namun demikian hal itu bukan menjadi alasan untuk tidak semangat melakukan pengawasan.

"Saya sedang berusaha agar anggaran pengawasan ditambah. Namun, hal itu jangan terlalu dipikirkan, yang harus dipikirkan bagaimana caranya sumber daya kelautan dan perikanan milik kita bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan nelayan, dan diminati untuk bangsa kita sendiri," ujar dia. ***Irdan



Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Music Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved