Headlines News :
Home » » Pangdam Aceh Perintahkan Tangkap Letkol AH Dalang Pesta Sabu Dengan 3 Mahasiswi Cantik

Pangdam Aceh Perintahkan Tangkap Letkol AH Dalang Pesta Sabu Dengan 3 Mahasiswi Cantik

Written By Info Breaking News on Senin, 07 Oktober 2019 | 08.18

Saat 3 Mahasiswi Cantik Digerebek Pasta Sabu 
Aceh, Info Breaking News - Pastinya sangat disesalkan hari gini masih ada saja seorang aparat berpangkat perwira menengah (Pamen) yakni Letkol TNI yang terpaksa diringkus karena kelakuan menyimpang, berpesta narkotika jenis Sabu bersama sejumlah Mahasiswi, cantik dan masih sangat sintal, lalu digerebek atas perintah seorang atasannya berpangkat Jenderal.
Adalah Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen Teguh Arief Indratmoko sangat geram atas perilaku anak buahnya yang berpesta sabu sambil pesta seks juga didalam kamar hotel mewah di Banda Aceh.
Dan penangkapan anggota TNI yang sedang pesta sabu bersama mahasiswi di sebuah hotel di Banda Aceh berjung dengan pemecatan dengan tidak hormat dan kasusnya siap untuk dimajukan kepengadilan.
Mayjen Teguh mengaku ia yang memerintahkan langsung pengerebekan tersebut.
Dari penggerebekan, POM TNI AD menangkap empat anggota TNI AD.
Satu di antaranya berpangkat letnan kolonel berinisial AH.
Tiga lainnya yaitu A berpangkat serka, B berpangkat praka, dan N berpangkat kopda.
Empat oknum anggota TNI itu ditangkap di dalam hotel bersama enam warga sipil.
Tiga di antaranya berstatus mahasiswi yaitu AM, SSTY, dan RU.
Tiga lainnya yang terdiri atas dua perempuan dan satu laki-laki berprofesi swasta masing-masing WRWM, LV, dan Mh.
"Itu (penggerebekan) atas perintah saya," ujar Mayjen Teguh Arief Indratmoko kepada Info Breaking News, Senin (7/10/2019)
Teguh menyebut mendapat informasi bahwa anak buahnya sedang pesta narkoba di salah satu hotel berbintang di kawasan Lampineung, Banda Aceh.
Tak mau kecolongan, Teguh langsung memerintahkan penggerebekan di hotel tersebut.
Pangdam memastikan empat oknum anggota TNI tersebut akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
"Kita dapat informasi tentang indikasi oknum TNI terlibat narkoba di hotel kemarin. Langsung saya perintahkan Pomdam untuk berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengadakan penggerebekan atau penangkapan," kata Pangdam.
Teguh menjelaskan, persoalan narkoba di jajaran TNI Kodam IM bukan kali ini saja terjadi.
Karena itu, sejak awal menjabat Pangdam IM, Teguh ingin membersihkan jajaran TNI dari narkoba.
"Memecat oknum TNI yang nakal bukan hanya pada saat sekarang saja. Saat saya pertama menjabat Pangdam Iskandar Muda, salah satu ketentuan dan protap saya adalah bersihkan jajaran TNI dari narkotika atau narkoba," tegasnya.
Selama ini, pihaknya mengaku sudah berupaya membersihkan narkoba dari semua TNI jajaran Kodam IM, seperti melakukan tes urine secara mendadak dan acak.
"Yang sudah (tes urine) dan belum kita acak, begitu ketangkap langsung kita proses hukum, cuma kalau di internal tidak masuk ke media," imbuhnya.
Sebelumnya, pada Rabu (2/10/2019) dini hari, aparat gabungan mengamankan 10 orang karena diduga pesta sabu di dua kamar pada salah satu hotel berbintang di kawasan Lampineung, Banda Aceh.
Dalam penggerebekan itu, aparat menemukan barang bukti seperti satu paket kecil sabu dan satu bong (alat isap sabu).
Mereka terdiri lima laki-lakiKetika Perintah Panglima Untuk Menangkap Letkol dan lima perempuan.
Dari lima orang laki-laki itu, ternyata empat di antaranya adalah anggota TNI, dan salah satunya bahkan berpangkat letnan kolonel berinisial AH.
Sedangkan enam warga sipil, tiga di antaranya berstatus mahasiswi yaitu AM, SSTY, dan RU. Sementara Pangdam IM, Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko menyebutkan, salah satu dari empat TNI yang terlibat narkoba itu adalah perwira menengah (pamen) yang berasal dari Pusat Pendidikan Polisi Militer Angkatan Darat (Pusdikpom) di Cimahi, yang sedang melaksanakan tugas di Aceh.
"Saya sebagai Pangdam Iskandar Muda tidak mentolerir siapapun mereka, walapun itu adalah pamen (perwira menengah). Saya akan tindak dengan prosedur hukum berlaku," kata Teguh.
"Nanti bukti-bukti yang ada dalam proses persidangan mulai dari auditur sampai di pengadilan militer itu yang sangat menentukan. Tapi saya sebagai Pangdam harus melakukan proses hukum sesuai prosedur," tegasnya. *** Irdhan Ramadhan.

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Music Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved