Headlines News :
Home » » Ceraikan Istri Diam-Diam, Pria Asal AS Jadi Buronan

Ceraikan Istri Diam-Diam, Pria Asal AS Jadi Buronan

Written By Info Breaking News on Senin, 23 September 2019 | 18.43



Harris County, Info Breaking News – Seorang pria asal Harris County, Texas, AS yang berprofesi sebagai polisi diburu setelah diam-diam menceraikan istrinya.

Pria yang diketahui bernama Paul Nixon tersebut terjerat kasus pemalsuan tingkat tingga setelah diketahui memalsukan tanda tangan sang istri beserta dengan dokumen notaris untuk membuktikan dia ingin bercerai.

Seperti dilansir dari Oddity Central, Nixon memasukkan berkas perceraian ke pengadilan pada 15 Februari lalu. Hakim pun lalu mengabulkan permintaannya sehingga pria berusia 51 tahun itu pun resmi bercerai tanpa sepengetahuan istrinya.

Detektif Mark Herman mengungkapkan sang istri baru menyadari bahwa dia diceraikan ketika mengonfrontasi Nixon soal pengeluaran tak lazim.

“Dia sangat terkejut," katanya seperti dikutip dari New York Post.

Herman menjelaskan dirinya melihat ada pengeluaran aneh untuk membeli perhiasan. Ketika akhirnya didesak barulah Nixon mengaku dia sudah menceraikannya.

Kemudian pada 14 Mei si istri pun melaporkan perbuatan suaminya kepada polisi karena ia diceraikan tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi kemudian menyimpulkan bahwa Nixon tidak memberi tahu istrinya soal dokumen perceraian yang harusnya ditandatangani.

Nixon, kata Herman, dianggap bersalah berdasarkan hukum Texas karena dia tetap meneruskan perceraian tanpa mengabarkan istrinya.

Begitu mereka mendapatkan laporan, mereka segera meminta hakim untuk membatalkan perceraian itu dan memburunya setelah dianggap melakukan penipuan. Nixon terancam hukuman penjara selama 10 tahun. Namun, kini yang menjadi kendala ialah keberadaan Nixon yang belum juga diketahui oleh polisi. ***Novie Kusdarman

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Music Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved