Headlines News :
Home » » Tak Ingin Peristiwa Penyerangan Hakim Terulang, Polri Bakal Tambah Personel di Pengadilan

Tak Ingin Peristiwa Penyerangan Hakim Terulang, Polri Bakal Tambah Personel di Pengadilan

Written By Info Breaking News on Selasa, 23 Juli 2019 | 20.35



Jakarta, Info Breaking News – Insiden penyerangan hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat oleh seorang oknum advokat berinisial D kini turut menjadi perhatian Polri.

Guna menghindari hal serupa terulang kembali, Polri pun berencana untuk menambah personel di setiap pengadilan.

"Ke depan kami akan komunikasikan dengan pihak PN (Pengadilan Negeri) ya, agar hal seperti itu bisa dimitigasi secara maksimal," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (23/7/2019).

Pengamanan di pengadilan sendiri sejatinya adalah tugas dari keamanan internal lembaga peradilan. Namun, Dedi menjelaskan bukan tak mungkin kepolisian juga akan memberikan pengamanan mencegah terjadinya insiden yang tidak diinginkan.

"Selama ini Polri hanya di luar ruang sidang, kecuali memang ada permintaan dari Pengadilan Negeri atau Majelis Hakim. Baru Polri bisa masuk,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Suharso dan Hakim Anggota I Duta Baskara menerima serangan dari kuasa hukum pengusaha Tomy Winata, Desrizal ketika tengah membacakan putusan terkait kasus perdata Tomy dengan PT Geria Wijaya Prestige (GWP).

Desrizal yang dinilai tak terima dengan putusan hakim, tiba-tiba beranjak dari bangkunya dan seketika menyerang Hakim Suharso dan Hakim Duta Baskara dengan menggunakan ikat pinggang.

Tidak lama setelah memukul para hakim tersebut, Desrizal langsung diamankan Polsek Kemayoran dan diperiksa secara intensif oleh penyidik Polres Metro Jakarta Pusat. ***Samuel Art

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Music Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved