Headlines News :
Home » » Pria Penyebar Video Hoax 'Surat Suara Tercoblos' Dihukum 14 Bulan Penjara

Pria Penyebar Video Hoax 'Surat Suara Tercoblos' Dihukum 14 Bulan Penjara

Written By Info Breaking News on Kamis, 25 Juli 2019 | 09.37



Medan, Info Breaking News – Terdakwa penyebar video hoax terkait pencoblosan surat suara, Andi Kusmana dijatuhi hukuman 1 tahun 2 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Medan.

"Perbuatan Terdakwa secara sah dan berkeyakinan bersalah melanggar Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45 a Ayat 2 UU RI No. 19 tahun 2016 perubahan atas UU RI No. 11 tahun 2008 tentang ITE," kata ketua majelis hakim Erintua Damanik saat membacakan amar putusannya di hadapan terdakwa dan jaksa penuntut umum, Rabu (24/7/2019) kemarin.
Vonis yang dijatuhkan pada Andi ini sedikit lebih rendah dari tuntutan JPU. Sebelumnya terdakwa dituntut dengan pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan penjara dengan denda Rp 2 juta subsider 2 bulan kurungan.
Dalam dakwaan disebutkan Andi ditangkap atas pengaduan Ketua KPU Kota Medan Agussyah Ramadani Damanik ke Polda Sumut, Maret 2019, lalu karena mengunggah sebuah video hoax
Dalam postingannya tersebut, Andi menulis caption: KPU Medan digerebek warga sedang mencoblos surat suara 01 kecurangan sudah mulai terlihat secara nyata...keburukan petahana kebusukan rezim jokowi dan koalisinya mulai terbongkar. Penguasa bangsat.
Atas dasar itu pun Ketua KPU Sumut menyarankan Ketua KPU Medan melaporkan pemilik akun Facebook atas nama Kusmana ke Polda Sumut. Personel Polda Sumut kemudian melakukan penangkapan.
Terdakwa ditangkap karena telah menyebarkan hoax melalui akun Facebook yang menyinggung Lembaga KPU Kota Medan. Video yang disebarkan terdakwa nyatanya peristiwa ricuh di Pilkada KPU Tapanuli Utara, bukan di KPU Kota Medan. Unggahan itu menurut jaksa mempengaruhi kepercayaan publik terhadap lembaga KPU dan mempengaruhi situasi keamanan. ***Raymond Sinaga

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Music Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved