Headlines News :
Home » » Oknum Pemalsu Obat Hari Ini Jalani Sidang di PN Jaktim

Oknum Pemalsu Obat Hari Ini Jalani Sidang di PN Jaktim

Written By Info Breaking News on Kamis, 25 Juli 2019 | 22.48


Jakarta, Info Breaking News – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur hari ini menggelar sidang atas perkara 12.000 butir obat Tramadol putih tak bermerek.

Kedua terdakwa Ibrahim bin Sahri dan Kusni Kasandari bin Buyung menjalani persidangan terpisah lantaran diduga dengan sengaja telah memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan sejumlah alat kesehatan yang tak memenuhi standar keamanan, khasiat kemanfaatan dan mutu sebagaimana dimaksud dalam pasal 98 ayat (2) UU Kesehatan yang berbunyi: “barangsiapa idak memiliki keahlian  dan kewenangan dilarang mengadakan,menyimpan, mengolah,promosi,pengedaran sediaan farmasi dan alat kesehatan harus memenuhi standar mutu pelayanan farmasi yang ditetapkan dengan peraturan pemerintah”.

Atas perbuatan keduanya, Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Rianiuli Naretta S.Kom, SH., MH mengancam perbuatan terdakwa dengan pasal 62 ayat(1) jo Pasal 8 ayat (1) huruf i UU RI  NO.8 tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen.

Dalam persidangan tersebut, sejumlah barang bukti pun dihadirkan antara lain obat berbentuk tablet berisi 12.000 butir Tramadol yang tidak mencantumkan label maupun etiket dan keterangan sesuai dengan kondisi, jaminan, kesehatan, keistimewaan atau kemanjuran.

Setelah dilakukan uji laboratorium diketahui obat tersebut mengandung positif Dextrometorphan atau obat tersebut tidak sesuai dengan standar serta kemasannya pun tak mencantumkan tanggal kadaluarsa.

Terdakwa yang didampingi sang kuasa hukum, Nur Firdaus, SH dan Daniel Setiyawan, SH mengakui obat tersebut adalah milik terdakwa yang didàpat dari Ibrahim Bin Sahri dengan membayar seharga Rp 700 ribu per 1000 butir untuk obat tramadol dan Rp 600 ribu per 100 butir untuk  obat Alprazolam. Kesemuanya dibeli  dengan maksud untuk dijual kembali guna mendapatkan keuntungan.

Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Alex Adam Faisal, SH tersebut pun ditunda satu minggu dengan agenda mendengarkan keterangan sejumlah saksi. ***Paulina
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Music Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved