Headlines News :
Home » » Ditangkapnya Mantan Presiden Pakistan Zardari

Ditangkapnya Mantan Presiden Pakistan Zardari

Written By Info Breaking News on Senin, 10 Juni 2019 | 22.28



Islamabad, Info Breaking News - Asif Ali Zardari, mantan Presiden Pakistan ditangkap di Islamabad karena kasus pencucian uang. Penangkapan Itu terjadi setelah pengadilan tinggi menolak memperpanjang jaminan pra-penangkapan untuknya dan saudara perempuannya. Mereka dituduh menyembunyikan uang suap di akun bank palsu.
Zardari sebelumnya telah menghabiskan waktu di penjara dengan tuduhan korupsi, tetapi Ia terpilih menjadi presiden periode 2008 hingga 2013. Dia terpilih untuk menjabat setelah pembunuhan terhadap istrinya, mantan Perdana Menteri Benazir Bhutto.
Cuplikan di media Pakistan menunjukkan, anggota Biro Akuntabilitas Nasional (NAB) memasuki rumahnya setelah Pengadilan Tinggi Islamabad mengeluarkan surat perintah penangkapan.
Dia terlihat meninggalkan kediaman bersama putranya, Bilawal Bhutto Zardari, yang saat ini adalah ketua oposisi Partai Rakyat Pakistan (PPP).
Zardari telah lama dianggap sebagai salah satu tokoh paling kontroversial dalam politik Pakistan. Dia menghabiskan waktu di penjara pada 1990-an dan 2000-an, dan dijuluki "Mr 10%" untuk kasus suap yang diduga diterimanya.
Media Pakistan mengatakan  Penyelidik  rekening bank palsu digunakan untuk menyalurkan miliaran Rupee.  Lusinan perusahaan dan ratusan orang telah terlibat dalam skandal itu.
Zardari membantah melakukan kesalahan dalam kasus "akun palsu" terbaru ini, yang telah diselidiki sejak 2015.
Dia dan saudara perempuannya, anggota parlemen Faryal Talpur, memiliki jaminan sementara mereka diperpanjang beberapa kali, sebelum keputusan penangkapan pada Senin (10/6).
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Pakistan, Ejaz Shah, mengatakan kepada parlemen pada hari Senin bahwa pemerintah tidak memiliki peran dalam penangkapan Zardari.

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved