Headlines News :
Home » » MK Akui Belum Terima Laporan dari BPN

MK Akui Belum Terima Laporan dari BPN

Written By Info Breaking News on Kamis, 23 Mei 2019 | 17.52



Jakarta, Info Breaking News – Mahkamah Konstitusi (MK) mengklaim pihaknya hingga kini belum menerima informasi resmi dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi terkait gugatan sengketa Pilpres 2019.

Juru Bicara MK, Fajar Laksono menyebut MK hanya sebatas mendengar kabar pengajuan gugatan lewat media. Meski begitu, ia menyatakan MK siap menerima permohonan gugatan dari BPN hingga batas waktu akhir pengajuan gugatan, yakni hari Jumat besok.
"Sampai hari ini tidak ada pemberitahuan, tidak ada informasi secara official kepada MK bahwa mereka akan datang jam berapa," katanya di Gedung MK, Jakarta, Kamis (23/5/2019).
"Intinya Mahkamah Konstitusi siap menunggu sampai tenggat waktu habis. Tenggat waktu pengajuan permohonan sengketa pilpres itu besok malam jumat jam 24.00 WIB. Oleh karena itu monggo terserah calon pemohon ini akan datang jam berapa yang pasti MK standby," imbuh Fajar.
Fajar menyebut sejauh ini sudah ada puluhan pihak yang mengajukan konsultasi sengketa pemilu, tetapi tak satupun permohonan berasal dari BPN.
"Ada sekitar 30 orang atau pihak yang berkonsultasi, saya belum melihat ada tim BPN yang konsultasi. Ada dari partai, tapi BPN belum," jelasnya.
Prosedur gugatan pilpres, lanjutnya, dinilai sama seperti legislatif. Para pemohon harus mengajukan gugatan secara pribadi atau lewat kuasa hukum. Selain itu, para pemohon juga wajib menyerahkan permohonan tertulis kepada MK untuk mengajukan gugatan, serta harus menyertakan daftar alat bukti untuk pengajuan ke MK.
"Kita sama mendengar rencana itu dari media juga mereka akan datang sore ini tapi jam berapanya kita tidak tahu. Apapun sekali lagi MK siap menerima mereka (BPN) kapanpun,” pungkas Fajar. ***Jerry Art

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Music Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved