Headlines News :
Home » » Peredaran Narkoba Dari Napi Semakin Menggila, Dirjen Lapas Harus Segera Ganti

Peredaran Narkoba Dari Napi Semakin Menggila, Dirjen Lapas Harus Segera Ganti

Written By Info Breaking News on Senin, 29 April 2019 | 03.34

Jakarta, Info Breaking News - Salahsatu penyebab menggilanya peredaran narkoba dikalangan masyarakat luas, adalah akibat leluasanya bermain para napi narkoba dari dalam sel tahanan, yang menjadi otak pengendali atau yang mengatur jaringan pemasaran narkoba melalui telepon genggam yang dibawa pengunjung dari luar.
Hal ini bisa selalu terjadi karena lemahnya system pengawasan di areal lapas dan rumah tahanan, yang selalu membuat lolosnya perangkat komunikasi smarphone yang digunakan para napi narkoba untuk terus beraksi berdagang narkoba walau dirinya sudah didalam sel tahanan.
Meskipun sudah memasuki usia ke-55 tahun, namun lembaga pemasyarakatan seakan belum ada pencapaian maksimal. Mengingat, pengendalian narkoba, jual beli kamar, hingga sipir yang menjadi kaki tangan bandar masih terus ditemukan.
Badan Narkotika Nasional (BNN) menyatakan sampai saat ini masih sangat terganggu dengan kehidupan yang berada di balik Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Sebab, peredaran narkoba masih didominasi oleh narapidana yang saat ini berada didalamnya.
"Hampir 90 persen hasil pengungkapan yang kami lakukan, semua bersumber dari dalam lapas," kata Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari di Jakarta,bbelum lama ini kepada media.
Padahal, kata Arman, selama ini pihaknya sudah melaporkan siapa saja bandar-bandar besar ke dirjen PAS. Namun bukannya diberikan pengawasan ekstra, napi itu malah dibiarkan kembali mengendalikan peredaran narkotika.
"Dengan maraknya peredaran dan juga penyeludupan yang dikendalikan oleh napi, bisa kami simpulkan bahwa memang pengawasan agak lemah, dan barang kali pengawasan terabaikan," tuturnya.
Sementara itu, mengenai adanya beberapa temuan tersebut, anggota Komisi III DPR RI, Hinca Pandjaitan menyebut, pihaknya akan segera melakukan rapat dengar pendapat dan rapat kerja dengan Kemenkumham.
Hal itu khusus membahas lapas dan menjadi prioritas utama di komisi III. "Ini ada yang salah, harus ada langkah-langkah yang serius dilakukan," ucap Hinca terpisah.
Selama ini, kata Hinca, pihaknya sudah memberikan waktu dan kesempatan untuk menjalankan revitalisasi. Namun, hingga saat ini hasil yang didapat belum juga membuahkan hasil dan lapas masih menjadi hilir peredaran narkotika.
"Saya kira dirjen PAS harus minggir, harus digantikan yang baru. Ini soal bangsa, ini bukan soal uji coba," ujarnya.*** Lina Marlina.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Music Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved