Headlines News :
Home » » 1,2 Juta Kali Diteken Petisi Copot Senator Australia yang Salahkan Muslim

1,2 Juta Kali Diteken Petisi Copot Senator Australia yang Salahkan Muslim

Written By Info Breaking News on Senin, 18 Maret 2019 | 15.53

Senator Fraser Anning 
Sydney, Info Breaking News  - Tanda tangan untuk petisi mengenai  pencopotan Senator Australia Fraser Anning terus bertambah. Hingga siang hari ini, petisi di Change.org itu telah ditandatangani sebanyak 1,2 juta kali bahkan lebih.
Diketahu pembuat petisi tersebut atas nama akun Kate Ahmad dan diberi judul 'Remove Fraser Anning from parliament'. 

Hingga siang ini , sudah 1.209.499 tanda tangan yang dibubuhkan di petisi tersebut. Dalam petisi tersebut, pembuat petisi menargetkan akan ditandatangani sebanyak 1,5 juta kali. 

"Kami menyerukan kepada pemerintah Australia untuk membantu menuntut pengunduran diri dari pria yang menyalahkan korban atas kematian mereka yang kejam, dan menggunakan referensi untuk genosida untuk melanjutkan agendanya yang penuh kebencian. Tidak ada tempat di pemerintah Australia untuk Neo-Nazi. Tidak ada tempat untuk fanatisme. Tidak ada tempat untuk ujaran kebencian," tulis pembuat petisi tersebut. 

Perdana Menteri (PM) Australia Scott Morrison sendiri menyarankan Anning dihukum sesuai hukum yang berlaku. 

"Kekuatan penuh hukum harus diterapkan pada Senator Anning," kata Morrison kepada wartawan, Minggu (17/3) seperti dikutip dari The Telegraph, Senin (18/3).

Senator Australia Fraser Anning menyalahkan imigran Muslim atas teror di Christchurch, New Zealand (Selandia Baru). Teror yang terjadi saat salat Jumat tersebut menewaskan sebanyak 50 orang. 


Anning yang dikenal kontroversial menyebut penembakan massal yang dilakukan Brenton Tarrant itu menyoroti meningkatnya ketakutan atas bertambahnya keberadaan Muslim.

Perdana Menteri (PM) New Zealand (Selandia Baru), Jacinda Ardern, mengecam pernyataan Anning tersebut. Menurut Ardern, komentar tersebut memalukan. 

"Memalukan," kata Ardern singkat, menjawab pertanyaan salah satu wartawan yang meminta pendapatnya terkait statemen Anning


"Senator Fraser Anning tidak memiliki tempat di pemerintahan negara kita yang demokratis dan multikultural. Kami meminta dia dikeluarkan dari posisinya sebagai senator, dan diselidiki oleh lembaga penegak hukum karena mendukung terorisme sayap kanan," kata Dr Ahmad dalam petisinya.

Menurut laporan Sydney Morning Herald, 17 Maret 2019, pengguna sosial media mengecam komentar Anning.
Dokter asal Sydney bernama Kate Ahmad dan penulis asal Melbourne Harris Sultan, membuat petisi berjudul "Remove Fraser Anning from parliament" yang meminta pencopotan Senator Anning dari parlemen.
Ini adalah petisi pertama yang dibuat keduanya, dan sekarang menjadi petisi online terbesar dalam sejarah Australia, melampaui petisi yang pernah dibuat sebelumya di Australia.***Dwi Melisa
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved