Headlines News :
Home » » Ilmuwan Temukan Diet Paling Ideal untuk Manusia

Ilmuwan Temukan Diet Paling Ideal untuk Manusia

Written By Info Breaking News on Kamis, 17 Januari 2019 | 17.44


Jakarta, Info Breaking News – Diet diprediksi akan menjadi salah satu fenomena yang semakin digemari masyarakat di tahun 2019 ini.

Selama beberapa tahun terakhir, berbagai jenis diet kerap bermunculan dan beberapa di antaranya terbukti manjur. Hal itu sempat membuat orang-orang kebingungan untuk memilih jenis diet mana yang paling tepat untuk mereka.

Untuk mengatasi hal ini, kini para ilmuwan telah menemukan diet yang dinamakan 'Planetary Health'. Diet yang diklaim sebagai diet paling ideal bagi manusia ini dipercaya dapat mencegah lebih dari 11 juta kematian dini tiap tahunnya, mengurangi emisi gas rumah kaca, dan lebih banyak tanah, air dan keanekaragaman hayati akan dipertahankan.

"Makanan yang kita makan dan bagaimana kita memproduksinya memnentukan kesehatan planet dan orang-orang di dalamnya, dan saat ini kita sedang salah besar," kata Tim Lang, seorang profesor di University of London yang terlibat dalam penelitian tersebut, seperti dilansir dari Reuters.

Diet ini menyarankan untuk mengurangi dua hal yang paling banyak dikonsumsi secara global, yakni gula serta daging merah sebanyak 50 persen dan melipatgandakan konsumsi kacang, buah, sayuran dan biji-bijian.

Sementara untuk daerah masing-masing, bisa jadi lebih dramatis. Misal pada area Asia Selatan disarankan hanya makan setengahnya dari yang disarankan diet ideal ini.

Memberi makan populasi yang tumbuh hampir 10 miliar jiwa pada tahun 2050 dengan diet sehat dan berkelanjutan takkan mungkin terjadi tanpa mengubah kebiasaan makan, memperbaiki produksinya dan mengurangi membuang makanan, lanjutnya.

Oleh karena itu, Tim menyebut dunia membutuhkan perbaikan besar-besaran dengan cara mengubah sistem pangan global pada skala yang belum terlihat sebelumnya.

Penyakit kronis seperti diabetes, obesitas, malnutrisi dan beberapa jenis kanker yang terjadi akibat pola makan yang buruk dipercaya menyebabkan kematian lebih banyak ketimbang seks tak aman, alkohol, obat-obatan dan rokok digabung.

Para peneliti mengaku cukup ambisius untuk berharap semua orang di seluruh dunia untuk melakukan diet ini, apalagi ada ketidakseimbangan akses terhadap makanan. Namun setidaknya lebih baik ada yang mencoba daripada tidak sama sekali.

"Lebih dari 800 juta orang kekurangan makanan, sementara masih banyak pula yang mengonsumsi diet tak sehat yang juga berkontribusi terhadap kematian dini dan penyakit. Kalaupun tidak bisa (mengajak semua orang di dunia), setidaknya lebih baik kita mencobanya dan sedekat mungkin," papar Walter Willett dari Harvard University. ***Rina Triana

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Music Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved