Headlines News :
Home » » Buntut Tertangkapnya Mata-Mata China, Produk Huawei di Blacklist

Buntut Tertangkapnya Mata-Mata China, Produk Huawei di Blacklist

Written By Infobreakingnews on Senin, 14 Januari 2019 | 09.42

Polandia, Info Breaking News - Polandia akan mempertimbangkan larangan mengenai penggunaan produk-produk Huawei oleh badan-badan publik dan kemungkinan legislasi untuk mengurangi penggunaannya oleh warga negara, kata seorang pejabat pemerintah pada Ahad, menyusul penangkapan seorang pejabat Huawei China di Polandia.
Polandia menangkap karyawan Huawei asal China dan seorang mantan pejabat keamanan atas tuduhan mata-mata, kata para pejabat dan sumber-sumber media pada awal pekan ini, satu langkah yang dapat memicu kekahawatiran keamanan Barat.
Seorang pejabat pemerintah yang bertanggung jawab atas keamanan dunai maya mengatakan kepada Info Breaking News, perubahan-perubahan kebijakan "yang mendadak" terhadap Huawei tidak dijamin setelah penangkapan-penangkapan tersebut.
Tetapi dia mengatakan penggunaan produk-produk perusahaan tersebut oleh lembaga-lembaga negara bisa ditinjau ulang.
"Kami akan analisis apakah keputusan kami dapat mencakup berakhirnya penggunaan produk-produk Huawei," kata Karol Okonski
Huawei mengatakan pada Senin (14/1) pihaknya telah memecat seorang karyawan yang ditangkap di Polandia atas tuduhan mata-mata.
Menteri Dalam Negeri Polandia Joachim Brudzinski menyerukan Uni Eropa dan NATO untuk mengambil sikap bersama atas apakah mengeluarkan Huawei dari pasar mereka setelah penangkapan karyawan China itu dan seorang mantan pejabat keamanan Polandia pada Jumat pekan lalu.
Kedua orang tersebut telah mendengarkan tuduhan-tuduhan tersebut dan dapat ditahan selama tiga bulan.
Huawei, produser alat telekomunikasi terbesar di dunia, menghadapi pengawasan ketat di Barat karena hubungannya dengan pemerintah China dan dugaan-dugaan Amerika Serikat bahwa peralatannya dapat digunakan oleh Beijing untuk mata-mata.*** Jerry Art.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved