Headlines News :
Home » » 773 Juta E-mail Bocor, Milik Anda Termasuk?

773 Juta E-mail Bocor, Milik Anda Termasuk?

Written By Info Breaking News on Senin, 21 Januari 2019 | 14.31


Jakarta, Info Breaking News – Sebanyak 773 juta alamat e-mail serta 21 juta password telah dicuri dan beredar di internet.

Hal ini disampaikan langsung oleh seorang peneliti keamanan, Troy Hunt. Hunt menyebut data-data yang dicuri tersebut tertampung dalam sekitar 12.000 file dengan ukuran total 87 GB yang diunggah ke layanan cloud hosting Mega.

“Kumpulan bocoran data e-mail ini berasal dari banyak sumber berbeda,” tulisnya dalam sebuah artikel yang ia unggah di situs pribadinya (baca disini)

Meski sudah dihapus oleh pihak Mega, Hunt mengaku ribuan file berisi bocoran e-mail itu masih bisa ditemukan di sebuah forum hacker terkenal yang enggan disebutkan namanya.

Dia menyebut  ratusan juta e-mail yang bocor sebagai “Collection #1”, sesuai dengan nama root folder yang memuat datanya di forum hacker dimaksud.

Salah satu posting terkait dalam forum tersebut menyebutkan bahwa bocoran data diambil dari “lebih dari 2.000 database dan combo (kombinasi alamat dan password e-mail) dengan teknik dehash”.

Kebocoran data kali ini merupakan yang terbesar kedua setelah kejadian peretasan Yahoo pada 2013 yang menimpa hampir tiga miliar akun.

Meski begitu, selain ID e-mail dan password, dalam insiden kali ini tidak ada informasi sensitif yang ikut bocor, seperti contohnya detail kartu kredit.

Untuk menindaklanjuti hal ini, Hunt sendiri telah mengintegrasikan database ratusan juta e-mail yang bocor di situs keamanan miliknya Have I Been Pwned. Jika Anda ingin mengetahui apakah akun e-mail Anda ikut terdampak atau tidak, Anda bisa langsung cek ke situs tersebut.

Caranya pun cukup mudah. Anda hanya perlu mengetik alamat e-mail di kolom utama yang tersedia lalu klik tombol “pwned?”. Laman "Have I Been Pwned" kemudian akan menelusuri database dan memberitahukan Anda apabila informasi akun tersebut pernah termasuk dalam kebocoran data.


Apabila ada akun yang terdampak kebocoran data, sebaiknya segera ganti password dan aktifkan sistem otentikasi two factor authentication untuk meningkatkan keamanan. ***Radinal



Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Music Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved