Headlines News :
Home » » Peringatan Ada Gelombang Tinggi Tidak Membuat Masyarakat Surut Berlibur di Pantai

Peringatan Ada Gelombang Tinggi Tidak Membuat Masyarakat Surut Berlibur di Pantai

Written By Info Breaking News on Selasa, 25 Desember 2018 | 10.52

Jakarta, Info Breaking News - Seprti imbahuan bahaya narkoba yang mematikan, bukan membuat pengguna nya menjadi takuit, malah justru bertambah banyak yang suka narkoab. Begitu juga dengan perungatan bahaya iklim yang disuarakan BMKG Pasca terjadinya tsunami di Selat Sunda, memperingatkan masyarakat untuk mempertimbangkan aktivitas yang terjadi di sekitar pantai atau laut pada akhir tahun 2018 ini hingga media pertenghan Januari 2019 mendatang.
BMKG melaporkan, kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Jawa bagian barat, Laut Sulawesi, Perairan utara Halmahera hingga Papua. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang tinggi di wilayah-wilayah tersebut. Peringatan ini berlaku mulai dari hari Minggu (23/12) pukul 07.00 WIB hingga hari Rabu (26/12).
Kendati demikian, wisata pantai di Jakarta Utara, Ancol pada Selasa siang (25/12) masih dipadati pengunjung. Corporate Communication Ancol, Rika Lestari mengatakan jumlah pengunjung Ancol dari Sabtu (22/12) ke Minggu (23/12) menunjukkan peningkatan.
Pengunjung pada hari Minggu meningkat sekitar 16.000 orang dari hari sebelumnya. Pada Sabtu tercatat sekitar 50.500 pengunjung yang datang dan pada hari Minggu tercatat sekitar 66.500 pengunjung datang untuk berwisata di Ancol. Lalu, pada hari ini, Senin (24/12) tercatat 38.438 pengunjung hingga pukul 16.00 WIB.
Terkait gelombang tinggi, Rika mengatakan Ancol telah menyediakan lifeguard untuk menjaga pengunjung tetap aman. Lifeguard ini juga terdapat di setiap titik yang menjadi tujuan wisata di Ancol.
"Kalau masalah gelombang, kita ada intensif untuk lifeguard yang memberi peringatan ke pengunjung. Setiap pos lifeguard ada pengeras suara dan frekuensinya dinaikkan untuk memberikan informasi agar pengunjung tetap waspada," tutur Rika Lestari, Corporate Communication Ancol pada Info Breaking News, Selasa (25/12/2018).
Rika juga menambahkan bahwa setiap pos terdiri dari 3-4 orang yang berjaga. Satu orang mendapat tugas untuk memberitahu pengunjung melalui pengeras suara dan sisanya turun ke lapangan.
Sampai hari ini, tempat wisata Ancol yang paling ramai dikunjungi adalah Dufan dan Sea World. Hal ini dikarenakan Sea World yang berlokasi di dalam ruangan dan juga memiliki banyak makhluk laut yang disukai anak kecil. Dalam Sea World ini juga terdapat jalur evakuasi yang dapat digunakan pengunjung untuk keadaan darurat.
Manajemen Ancol juga mengucapkan bela sungkawa atas musibah tsunami yang terjadi di Selat Sunda. "Kami sebagai pengelola kawasan wisata pantai di utara Jakarta turut menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah gelombang tsunami di kawasan pantai Banten dan Lampung Selatan, dan senatiasa memastikan keamanaan dan kenyamanan pengunjung" ujar Sunarto, VP Taman Impian.*** Any Christmiaty.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved