Headlines News :
Home » » Jokowi: Jangan Bilang Korupsi Kita Stadium 4

Jokowi: Jangan Bilang Korupsi Kita Stadium 4

Written By Infobreakingnews on Selasa, 04 Desember 2018 | 13.47

Presiden Joko Widodo saat menghadiri acara peringatan Hari Korupsi Sedunia di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (4/12/2018)
Jakarta, Info Breaking News – Presiden RI Joko Widodo membantah tudingan terkait parahnya korupsi di Indonesia yang diibaratkan seperti penyakit kanker stadium 4.

"Jangan sampai ada yang bilang korupsi kita stadium 4. Tidak ada," ucap Jokowi usai menghadiri acara Hari Korupsi Sedunia (Hakordia) 2018 di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (4/12/2018).

Lebih lanjut Jokowi menjelaskan bahwa pemberantasan korupsi di Indonesia sudah cukup baik. Jika dilihat dari Indeks Pemberantasan Korupsi (IPK), skor Indonesia melesat jauh jika dibandingkan dengan tahun 1998.

"Tahun 1998 sampai ke 2018 loncatannya, saya rasa, sangat signifikan sekali. Dari yang terjelek se-ASEAN (skor 20), sekarang naik ke angka 37. Ini patut disyukuri," ucap Jokowi.

Meski begitu, Jokowi mengakui bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan guna menyelesaikan masalah praktik korupsi. Namun, dia meminta, masyarakat tak menutup mata dengan capaian IPK tersebut.

"Memang banyak yang kita perlu perbaiki dan benahi tapi ada peningkatan seperti itu tidak boleh tutup mata. Pak ketua KPK bilang, loncatan kita yang tertinggi di dunia loh," tuturnya.

Sebelumnya, calon presiden nomor urut dua Prabowo Subianto sempat berkomentar mengenai permasalahan korupsi di Indonesia yang dianggapnya sudah seperti kanker stadium 4. Hal itu ia sampaikan dalam acara "The World in 2019 Gala Dinner" yang diselenggarakan majalah The Economist di Hotel Grand Hyatt di Singapura, Selasa, 27 November 2018 lalu.

Akibat maraknya korupsi, Prabowo mengatakan, angka kemiskinan rakyat Indonesia meningkat sedangkan para elitenya hidup berkecukupan.
***Samuel Art

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved