Headlines News :
Home » » Awas LGBT Meramba Kelingkungan Gereja

Awas LGBT Meramba Kelingkungan Gereja

Written By Infobreakingnews on Sabtu, 22 Desember 2018 | 08.24

Jakarta, Info Breaking News - Mengenal Gerakan *LGBT* (Lesbi Gay Bisex Transgender) saat ini semakin meluas sebagai aspirasi kaum ini. Gerakan atau Kelompok ini jadi semakin berani tunjuk identitas diri sebagai anak manusia dikenal dengan singkatan *LGBTQIAAP*, yang tadinya hanya kelompok *LGBT* 

Bahkan sekarang kelompok ini berusaha mendapatkan pengakuan hak hak azasi mereka di kalangan Gereja - gereja/denominasi termasuk di GMAHK seperti gambar yang saya share ini.

Di Gereja (GMAHK) di Hollywood California memiliki Gembala yang mengganti gender nya (Transgender) yang tidak bisa dipindah apalagi dipecat higher organization sebab jabatan Gembala adalah posisi pekerjaan yang sama dengan status karyawan yang dijamin hak azasi nya, apakah dia seorang laki2, perempuan atay LGBTQIAAP!! 

Bahkan anggota Jemaatnya membela Gembala ini tidak boleh dipindahkan sebab mereka memiliki kepercayaan terhadapnya walaupun dia seorang manusia berganti kelamin.

HIMBAUAN

1) Segera bawa dan konsultasi ke Psikolog untuk anak yang memiliki kebiasaan atau perilaku berbeda dengan ciri gender normal yaitu Perempuan dan Pria. Tujuan konsultasi ini agar jangan berkembang kebiasaan dan perilaku anak menjadi salah satu pengikut kaum LGBTQIAAP

2) Jangan pernah dukung aktivitas kaum ini di lingkungan RT, RW, Kelurahan, Sekolah, Kampus, Gereja sebagai tempat anak beraktivitas

3) Pegang teguh Firman Tuhan mengutuk kelakuan, kebiasaan dan perilaku kaum ini. Sebagaimana ada tertulis dalam Kitab Suci Injil, 
Baca Imamat 18:22, Roma 1:27, 1Kor 6:9, 1Tim 1:10, Ulangan 27:22,23

DEFINISI

*L- lesbian*: seorang perempuan yang tertarik dengan perempuan lain.

*G-Gay*: seorang pria yang tertarik dengan pria lain atau sering dipakai untuk menggambarkan homoseksual.

*B-Bisexual*: orang tertarik baik kepada pria dan perempuan.

*T-Transgender: orang yang identitas gendernya bukan laki-laki dan perempuan atau berbeda dengan yang biasa ditulis dokter di sertifikat kelahiran.

*Q-Queer*: pada awalnya dibuat sebagai istilah kebencian. Kata ini bisa digunakan sebagai pernyataan politik dan menunjukkan seseorang yang tidak mau diidentifikasi sebagai gender yang bisa dipasangkan, misalnya laki dan perempuan, homoseksual dan heteroseksual, atau mereka yang tidak mau diberi label berdasarkan orientasi seksual mereka.

*Q-Questioning*: seseorang yang masih mengeksplorasi identitas gender dan orientasi seksual mereka.

*I-Intersex*: orang yang tubuhnya jelas bukan laki atau perempuan. Ini mungkin karena mereka memiliki kromosom yang bukan XX atau XY atau karena alat reproduksi mereka bukan dikategorikan sebagai 'standar'.

*A-Allies*: orang yang mengidentifikasi diri sebagai heteroseksual namun mendukung komunitas LGBTQQIAAP.

*A-Asexual*:orang yang tidak tertarik secara seksual kepada gender apa pun.

*P-Pansexual*: orang yang ketertarikan seksualnya bukan berdasarkan gender dan bisa mengkategorikan diri ke gender atau identitas seksual apa pun.

Penulis : Jannus O Hutapea.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved