Headlines News :
Home » » Polda Batasi Konderaan ke Nusa Dua Bali

Polda Batasi Konderaan ke Nusa Dua Bali

Written By Infobreakingnews on Senin, 08 Oktober 2018 | 08.18

Denpasar, Info Breaking News - Jajaran Polda Bali membatasi jumlah kendaraan bermotor yang masuk ke lokasi pertemuan International Moneter Fund/World Bank (IMF/WB) di Nusa Dua, 8-14 Oktober 2018.
Hal itu dilakukan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan demi menjaga keamanan delegasi yang hadir. Kendaraan yang dianggap tidak penting tidak perlu masuk ke lokasi tempat pertemuan yakni di Bali Nusa Dua Convnsion Center (BNDCC).
Hal itu diungkapkan Kapolda Bali, Irjen Pol Petrus R Golose seusai memimpin Apel Gelar Pasukan di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Minggu (7/10).
Ia mengatakan, Pemprov bersama Polda Bali memutuskan mengambil langkah diskresi dalam upaya pengamanan IMF-WB. Selain keputusan mereduksi kendaraan yang masuk Nusa Dua, juga meliburkan sekolah yang ada di sekitar pertemuan IMF-WB. Hal ini dilakukan karena pertemuan IMF-WB akan digelar di satu lokasi saja.
Ia menegaskan, kepolisian tidak mereduksi kendaraan bermotor yang masuk Jalan Tol Bali Mandara, sehingga masyarakat masih bisa mengakses jalan tersebut. "Namun, kendaraan yang masuk ke Nusa Dua akan tetap kami berlakukan upaya ganjil genap agar meminimalkan kemacetan," ujarnya.
Dengan upaya mereduksi kendaraan bermotor yang tidak perlu masuk ke Nusa Dua ini, akan mengoptimalkan jajaran anggota TNI/Polri dalam melakukan upaya pengamanan. "Mengingat akan ada 3.500 orang yang hadir dalam pertemuan IMF-WB ini, kami akan melakukan langkah ini," ujarnya.
Dengan upaya ini, pihak keamanan dapat mengoptimalkan personel tanpa harus menambah jumlah personel. "Perencanaan pengaman IMF-WB ini sudah kami lakukan dua tahun silam dan kami bersama jajaran terkait terus melakukan pertemuan sebelum berlangsungnya kegiatan," ujar Golose.
Ia menambahkan, peserta yang telah mendaftar melalui meetings team secretariat mencapai 14.000 orang dan yang telah mendaftar melalui Indonesian planing team mencapai 21.000 orang. "Tadi malam sudah ada lebih dari 60 negara dari 189 negara yang sudah datang, namun untuk tamu VVIP masih belum ada yang datang, kami tetap melakukan perlakuan yang sama dalam pengamanan tamu VIP, VIP plus, maupun VVIP yang bersinergi dengan TNI," katanya.
Sementara itu salah seorang sopir angkutan pariwisata yang biasa berpangkal di Nusa Dua, Bali Komang Sudiana mengatakan, apa pun keputusan dari aparat keamanan tidak masalah buat dirinya. Ia menganggap tindakan kepolisian adalah sesuatu yang wajar.
“Kami hanya berharap tamu atau turis mancanegara berlibur di Bali dan menginap di Nusa Dua bisa beraktivitas seperti biasa. Kalau sampai tamu yang bukan peserta IMF terlalu dilarang-larang tidak boleh ini dan itu, bisa jadi kami tidak akan dapat tamu selama kegiatan IMF berlangsung,” katanya.*** Ira Maya.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved