Headlines News :
Home » » Eddy Sindoro Menyerahkan Diri, Saham Lippo Group Berjatuhan

Eddy Sindoro Menyerahkan Diri, Saham Lippo Group Berjatuhan

Written By Infobreakingnews on Jumat, 12 Oktober 2018 | 18.34

Eddy Sindoro
Jakarta, Info Breaking News - Setelah menjadi buron selama  dua tahun, mantan Presiden Komisaris Lippo Group Eddy Sindoro akhirnya kelelahan juga dan menyerahkan diri setelah ada pihak terdekatnya meminta saran pendapat mantan Ketua KPK Taufiqurahmanzuki, yang kemudian menyampaikan kepada Agus Rahardjo cs di Kuningan, sehingga sang buronan ini dijemput di KBRI Singapora oleh KPK.
Kondisi Penyerahan diri mantan Presiden Komisaris Lippo Group, Eddy Sindoro ini langsung berpengaruh terhadap harga saham perusahaan Lippo. Setidaknya hal itu terlihat pada tujuh perusahaan.
Eddy Sindoro sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap terhadap panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada November 2016. Eddy diduga menyuap panitera PN Jakarta Pusat, Edy Nasution terkait pengurusan sejumlah perkara untuk beberapa perusahaan di bawah Lippo Group, yang ditangani di PN Jakarta Pusat.
Menghindari proses hukum Eddy memilih buron ke luar negeri. Pada 29 Agustus 2018, Eddy Sindoro dikabarkan sempat dideportasi ke Indonesia. Namun dia berhasil kabur lagi ke luar negeri. Pelarian itu diduga dibantu oleh pengacara Lucas. KPK pun telah menetapkan Lucas sebagai tersangka peringtangan penyidikan.
Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif mengatakan ES menyerahkan diri berkat bantuan dari sejumlah instansi, yaitu kedutaan, Polri, dan Imigrasi, serta informasi dari masyarakat.
"Proses pengembalian ini juga dibantu oleh otoritas Singapura," ujarnya, Jumat (12/10/2018).
Penangkapan Eddy membuat saham-saham milik Lippo Group yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) mendapat sentimen negatif. Hampir seluruh saham Lippo Group berjatuhan, hanya saham PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) dan PT Link Net Tbk (LINK) yang bergerak di zona hijau.
Berikut pergerakan saham Lippo Group:
LPKR (PT Lippo Karawaci Tbk) turun 6 poin (1,97 persen) ke Rp 298
LPCK (PT Lippo Cikarang Tbk) turun 50 poin (2,99 persen) ke Rp 1.640
LPPF (PT Matahari Department Store Tbk) turun 25 poin (0,42 persen) ke Rp 5.975
MPPA (PT Matahari Putra Prima Tbk) naik 2 poin (1,14 persen) ke Rp 177
KBLV (PT First Media Tbk) turun 16 poin (3,42 persen) ke Rp 452
LINK (PT Link Net Tbk) naik 10 poin (0,24 persen) ke Rp 4.250
MLPT (PT Multipolar Technology Tbk) tidak bergerak.

Hingga berita ini diturunkan, Eddy Sindoro masih terus dalam pemeriksaan penyidik KPK, yang juga segera menjebloskajn Eddy Sindoro ke sel tahanan KPK. *** Mil.


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved