Headlines News :
Home » » Didunia Baru Indonesia Yang Miliki Bandar Narkoba Anak Berusia 12 Tahun

Didunia Baru Indonesia Yang Miliki Bandar Narkoba Anak Berusia 12 Tahun

Written By Infobreakingnews on Sabtu, 15 September 2018 | 00.41

Makassar, Info Breaking News - Indonesia darurat narkoba. Kalau waktu lalu sering dijumpai anak anak dibawah umur dijadikan kurir atau pelaku pemakai narkoba, kini justru lebih mengejutkan para sindikat mafia narkoba jaringan internasional dikagetkan dengan munculnya seorang anak yang masih duduk dibangku SD, menjadi seorang bandar narkoba, sempat menjadi buronan Polisi,hingga akhirnya, RK yang baru beruisa 12 tahun itupun merasa lelah bersembunyi di rumah sanak keluarganya dan menyerahkan diri dengan ditemani oleh orang tuanya.
RK diketahui oleh aparat kepolisian Polsekta Tallo menjadi bandar narkoba setelah rekannya seorang siswa SMP berinisial AR (14) tertangkap polisi menjual narkoba jenis sabu sebanyak dua paket pada Awal Agustus lalu.
Dari pengakuan AR kepada polisi, 2 paket sabu yang dikuasainya adalah milik RK.
AR disuruh oleh RK menjual 2 paket sabu tersebut senilai Rp 200 ribu.
Dari hasil penjualan 2 paket sabu itu, keduanya sepakat membagi keuntungannya.
Namun, belum juga 2 paket sabu tersebut laku terjual, AR lebih dulu tertangkap polisi.
AR menjadi buronan polisi sekitar sebulan dan tinggal berpindah-pindah dari rumah sanak keluarganya hingga teman-temannya di kota Makassar.
Kepala Polsekta Tallo, Kompol Amrin AT yang dikonfirmasi, Sabtu (15/9/2018) mengatakan, RK menyerahkan diri dengan ditemani oleh orang tuanya.
RK menyerahkan diri, setelah polisi melakukan pendekatan dan pemahaman kepada kedua orang tuanya. Setelah diperiksa oleh penyidik Polsekta Tallo, kini RK dititipkan di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Makassar,” katanya.
Amrin menegaskan, RK sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka yang kemudian menjadi buronan selama persembunyiannya. Amrin pun menuturkan, jika kasus ini tetap lanjut hingga ke pengadilan.
“Meski dari keterangan RK, 2 paket sabu yang dijualnya ditemukan di Posyandu dekat rumahnya. Proses hukum terhadap RK dan AR tetap lanjut dan dikenakan Undang-undang perlindungan anak dan sistem peradilan anak. Dari pengakuan RK juga, dirinya sering menghisap sabu 2 bulan terakhir bersama AR,” tuturnya. *** Edward.

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved