Headlines News :
Home » » TJ, Gamer Tunanetra Asal AS yang Jago Mainkan Call of Duty: WWII

TJ, Gamer Tunanetra Asal AS yang Jago Mainkan Call of Duty: WWII

Written By Infobreakingnews on Rabu, 01 Agustus 2018 | 15.21


 Utah, Info Breaking News – Keterbatasan fisik tak seharusnya menjadi penghambat dan alasan bagi diri kita untuk terus mengasihani diri sendiri. Contoh saja TJ, seorang remaja gamer asal Utah, Amerika Serikat yang berhasil mengantongi 7.600 kills dalam game Call of Duty: WWII.

Melalui kanal Youtube-nya yang bernama “tj the blind gamer”, ia kerap menunjukkan kepiawaiannya dalam bermain game bergenre FPS (first-person shooter) tersebut.

Ia mengaku bahwa ia adalah seorang yang memiliki keterbatasan pada penglihatannya sejak masih kecil. Awalnya ia hanya merasakan kejanggalan pada salah satu mata. Namun kondisinya semakin buruk, sehingga kedua matanya kehilangan kemampuan melihat.

Dalam salah satu video unggahan di kanal YouTube TJ, dia menceritakan bahwa dia lahir prematur, sehingga pertumbuhan anggota badannya tidak sempurna.

Hobinya dalam bermain game disebut sudah ada bahkan sebelum kedua matanya kehilangan kemampuan sama sekali. Ia menyebut sudah mulai bermain sejak era game Call of Duty: Modern Warfare 2.

"Saat kehilangan penghilatan kedua mataku, aku mulai bermain game dengan menggunakan headset tidak seperti biasanya," ungkapnya.

TJ, remaja tunanetra asal AS yang pandai dalam bermain game Call of Duty
Ketika ditanya mengenai bagaimana ia bisa memainkan game walau tak bisa melihat, TJ menuturkan ada beberapa konigurasi di dalam game seri Call of Duty yang menyediakan aksesibilitas untuk kalangan difabel memainkan game tersebut.

Sebagian fitur tersebut mengandalkan konten berupa suara yang menurut TJ bisa dengan jelas dimengerti olehnya, untuk menentukan arah datangnya suara dan jarak suara.

Lebih lanjut, TJ juga menyebut fitur Alexa dari Amazon sangat membantu dirinya dalam memberikan perintah suara dan menerima informasi mengenai status permainannya, progres permainan, dan memberi tahu siapa saja temannya yang sedang online.

"Satu ide yang terlintas di kepalan adalah sebuah konfigurasi yang bisa menghasilkan suara dan menyampaikan mode permainan yang sedang dimainkan, serta beragam informasi penting lainnya yang membantu pemain dengan masalah penglihatan bisa lebih mudah mengakses game," tuturnya.

Meski begitu, hingga saat ini dia tetap masih membutuhkan bantuan orang lain dengan penglihatan normal untuk mengakses opsi awal saat bermain game, termasuk memlih jenis senjata atau item yang dibutuhkan.

TJ mengaku bahwa dirinya memiliki target mengantongi skor 10.000 kills yang akan menjadi prestasi tertinggi untuk gamer tunanetra. ***Armen
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved