Headlines News :
Home » » Peraturan Ganjil-Genap Diperluas, Pengunjung Mall Jakarta Turun 20%

Peraturan Ganjil-Genap Diperluas, Pengunjung Mall Jakarta Turun 20%

Written By Infobreakingnews on Jumat, 03 Agustus 2018 | 16.03

                                                                                                                                                             Ilustrasi Mall Jakarta

Jakarta, Info Breaking News – Perluasan kebijakan pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil-genap ternyata tak diterima baik oleh Asosiasi Pusat Belanja Indonesia (APBI) DKI Jakarta. Pasalnya, peraturan tersebut menyebabkan turunnya jumlah pengunjung ke pusat perbelanjaan atau mal di DKI Jakarta.
Ellen Hidayat selaku Ketua APBI DKI Jakarta mengatakan dalam dua hari pelaksanaan perluasan sistem ganjil-genap, penurunan lalu lintas kendaraan ke pusat belanja di wilayah DKI Jakarta telah mengalami penurunan hingga mencapai angka sekitar 20 hingga 30 persen.
Artinya, terjadi penurunan jumlah pengunjung ke pusat belanja atau mal mencapai 20 persen. Bahkan diperkirakan bisa mencapai 30 persen. Hal ini lantaran hampir semua pengguna kendaraan bermotor pribadi kaget terhadap penerapan kebijakan tersebut.
“Saya memang belum dapat datanya karena masih terlalu pendek. Namun dari mal yang sudah berhubungan dengan kita, kurang lebih terjadi penurunan sekitar 20 persen. Namun sepertinya yang sampai 30 persen juga ada. Semua orang kaget dan kacau. Karyawan yang rumahnya jauh bingung. Punya mobil hanya satu. Terjadi kebingungan untuk menyiasati. Ini terlalu mendadak,” jelasnya saat ditemui, Jumat (3/8/2018).
Penurunan ini juga dikhawatirkan akan makin dirasakan terutama pada hari Sabtu dan Minggu. Pasalnya, pada dua hari weekend ini peraturan sistem ganjil-genap juga diterapkan.
“Kami enggak tahu nih ke depannya. Apalagi traffic di mal pada Sabtu Minggu juga terkena sistem ganjil-genap. Menurut saya, kenapa tidak diberlakukan hanya Senin-Jumat sih? Kalau enggak ya nanti lebih berat lagi,” ungkapnya.
Hal tersebut menjadi alasan mengapa Ellen merasa keberatan bila kebijakan perluasan ganjil-genap ini akan diperpanjang hingga Oktober mendatang. Ia mengharapkan rencana itu dibatalkan. Kalau tidak, pengusaha retail akan babak belur menutup kerugian.
“Berat banget ya. Kalau boleh berkomentar, kebijakan ini sampai Asian Games saja. Jangan sampai Oktober. Jadi kami semua retailer pada waswas. Kalau dianggap sukses dan diteruskan, kami babak belur,” pungkasnya. ***Elsyanti Wirawan

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved