Headlines News :
Home » » Misvanul Andri Bukan TNI Tapi Pegawai Kemenpora Yang Kini Ditahan Akibat Pemukulan Yang Viral di Tol Jagorawi

Misvanul Andri Bukan TNI Tapi Pegawai Kemenpora Yang Kini Ditahan Akibat Pemukulan Yang Viral di Tol Jagorawi

Written By Infobreakingnews on Jumat, 24 Agustus 2018 | 08.52

Korban dan Pelaku Yang telah diamankan Polisi
Jakarta, Info Breaking News – Kecanggihan tehnologi berbasis internet yang kini semua orang bisa miliki di HP genggam, bisa langsung memvideokan suatu peristiwa mendadak yang dilakukan oknum sewenang wenang, lalu menjadi viral dan tersambung keaparat hukum, langsung menemukan alamat buronan yang kabur, hingga tertangkap , dijebloskan kedalam sel penjara bau dan pengap, Itulah nasib pria sok jagoan, pengemudi mobil berstiker TNI yang pukul remaja di Tol Jagorawi akhirnya ditangkap. Pelaku bernama Misvanul Andri. Dia bukan anggota TNI, melainkan pegawai di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Misvanul Andri tinggal di Jalan Terompet, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Ketua RT 3/7 Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Sujadi, mengatakan, pemilik mobil Chevrolet Activa nopol B 1207 TGZ itu bukan anggota TNI. Ia bekerja di Kemenpora. Namun, Sujadi tak mengetahui Misvanul Andri bekerja di bagian apa di Kemenpora.
Sujadi mengenal baik Andri. Sebab, Andri pernah tinggal di dekat rumahna. Ia juga tahu mobil berstiker TNI yang digunanakan Andri saat memukul Rayhan Achmad (14) di Tol Jagorawi pada Rabu (22/8/2018) kemarin.
Menurut Sujadi, mobil Captiva itu milik Andri. Namun Andri sudah tidak tinggal lagi di Pegangsaan Dua setelah bercerai dengan istrinya.
Menurut Sujadi, alamat rumah yang tertera sebagai alamat di identitas mobil Captiva milik Andri adalah rumah mantan mertuanya.
“Gak tahu tinggal di mana sekarang, soalnya udah pisah sama istrinya. Dulu tinggal di sebelah rumah saya,” kata Sujadi.
Dikatakan Sujadi, dirinya terakhir kali berkomunikasi dengan Andri sekitar 6 bulan lalu.
Saat ini Andri sudah di Polda Metro Jaya. Dia ditangkap setelah datang memenuhi panggilan polisi terkait kasus pemukulan remaja 14 tahun.
Hal itu dibenarkan oleh Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta. Namun Nico tak menjelaskan secara rinci identitas dan pekerjaan Andri.
Nico hanya menyebutkan bahwa pelaku bernama Misvanul Andri. Ia bekerja sebagai wiraswasta, bukan seorang anggota TNI, itu hanya lagaknya saja sok jagoan yang berakibat masuk penjara dan segera dipecat dari PNS.*** Jerry Art.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved