Headlines News :
Home » » Kereta Cepat Jakarta-Bandung Segera Rampung

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Segera Rampung

Written By Infobreakingnews on Jumat, 03 Agustus 2018 | 10.57


Jakarta, Info Breaking News - Dengan pembebasan lahan yang sudah mencapai 81,7 persen dan pendanaan yang siap, pembangunan kereta api (KA) cepat Jakarta-Bandung akan rampung pertengahan 2021. Pihak mitra bisnis dari Tiongkok sudah mencairkan dana Rp 11,1 triliun dari komitmen Rp 80 triliun.
"Kereta cepat Jakarta-Bandung akan rampung pertengahan 2021 setelah uji coba tiga bulan," kata Dirut PT Wijaya Karya (Wika) Tbk Tumiyana di Jakarta, Jumat (4/8).
Hingga saat ini, banyak pihak yang meragukan jadi-tidaknya pembangunan kereta Api cepat itu.
“Jadi banget. Hidup ini harus optimistis. Pertama, kami dikasih soft loan durasinya 40 tahun dengan rate yang murah. Apakah kita bisareturn enggak dengan bunga yang murah,” ujarnya.
Kedua, ada transit oriented development (TOD) di empat titik, yakni di Tegalluar (Bandung Barat), Walini (Purwakarta), Karawang, dan Halim Perdanakusuma (Jakarta), dengan perkiraan pendapatan Rp 362 triliun.
“Kalau (KA cepat, Red) kita selenggarakan dalam 20 tahun, laba Wika dari properti itu kira-kira 20 persen paling jelek. Bahkan bisa sampai 30 persen. Jadi kira-kira saya dapat return dari properti itu besarannya tiga kali tiga kalau 30 persen, jadi Rp 90 triliun. Sedangkan utang Wika cuma Rp 62 triliun untuk selenggarakan KA cepat Jakarta-Bandung,” jelas Tumiyana.
Mengenai harga tiket KA cepat Jakarta-Bandung, dia memberikan komparasi saat studi kelayakan harga tiket KA cepat Rp 200.000 per penumpang, tetapi sekarang ini untuk tiket kereta VIP Jakarta-Bandung sebesar Rp 250.000 diburu penumpang.
“Harga tiket nanti ditentukan. Tidak ada subsidi karena ini bisnis proses biasa. Yang penting proyek ini jadi,” jelasnya.
Dia juga menegaskan bahwa proyek KA cepat Jakarta-Bandung tidak menemui masalah pembebasan lahan karena sekarang ini progresnya sudah mencapai 81,7 persen. ”Jadi, kalau kita kerjakan infrastruktur dengan progres pembebasan lahan 81,7 persen, itu sudah top banget,” jelasnya.
Tumiyana juga memberikan contoh pengalaman Wika mengerjakan jalan tol Trans-Sumatera sudah bisa proses serah terima pada tahun ketiga sejak pencanangan. “Kalau kami kerjakan KA cepat dengan panjang 144 km mengalami kendala, itu wajar. Sekarang progres fisiknya sudah 65,1 persen dan pembebasan lahannya sudah 81,7  persen. Itu semua speed-nya sampai,” katanya.
Dia juga menegaskan tidak ada masalah dalam pendanaan proyek KA cepat. Bahkan pendanaannya sudah dicairkan sebesar Rp 11,1 triliun dan pencairan berikutnya sesuai progres di lapangan.
Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dikerjakan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), perusahaan patungan BUMN bersama China Railway International Corporation. KCIC sebagai badan usaha perkeretaapian yang menjadi pengusaha proyek ini, 60 persen sahamnya dimiliki oleh PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) dan 40 persen sisanya dikuasai China Railway International (CRI). PSBI merupakan konsorsium empat BUMN, yakni PT Kereta Api Indonesia, PT Wijaya Karya Tbk, PT Jasa Marga Tbk, dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII.
Kereta dengan kecepatan 350 km per jam ini akan mempersingkat waktu tempuh Jakarta-Bandung menjadi sekitar 45 menit. Kereta ini akan dilengkapi empat stasiun, yakni Stasiun Halim Perdanakusuma, Stasiun Karawang, Stasiun Walini, dan Stasiun Tegalluar.
Jalur kereta cepat juga tidak menggunakan jalur rel yang sudah ada, melainkan dibuat jalur rel baru yang sesuai dengan spesifikasi kereta cepat. Kehadiran kereta cepat ini diharapkan mampu memberikan pilihan moda transportasi masyarakat dengan menghemat waktu tempuh, efisiensi, serta memberikan layanan transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Kehadiran kereta cepat ini bisa menjadi upaya menumbuhkan ekonomi di sepanjang koridor Jakarta Bandung melalui penciptaan sentra ekonomi baru baik di sektor usaha kecil menengah maupun ekonomi masyarakat sekitar.
Kereta cepat Jakarta-Bandung ini merupakan awal dari pembangunan kereta cepat yang secara jangka panjang ditargetkan bisa beroperasi juga di daerah lainnya. Pembangunan kereta api cepat ini juga dapat membawa banyak manfaat, seperti penciptaan lapangan kerja.*** Any Christmiaty.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved