Headlines News :
Home » » Uni Eropa Cabut Larangan Terbang Bagi Indonesia Sebagai Kado Lebaran

Uni Eropa Cabut Larangan Terbang Bagi Indonesia Sebagai Kado Lebaran

Written By Infobreakingnews on Jumat, 15 Juni 2018 | 16.44

Jakarta, Info Braking News - Bangsa Indonesia mendapatkan kado terindah pada Hari Raya Idul Fitri kali ini berupa pencabutan larangan terbang dari Uni Eropa (EU Flight Ban). Kabar gembira tersebut datang tepat malam takbiran Idulfitri 1439 Hijriah atau Kamis siang (14/6) waktu Brussel, di mana secara resmi Uni Eropa telah mengeluarkan Indonesia dari EU Flight Safety List. Hal ini memiliki arti, seluruh maskapai penerbangan Indonesia sebanyak 62 operator telah memenuhi syarat diizinkan terbang ke Uni Eropa.
"Pencabutan larangan terbang ini merupakan kado terindah yang sudah kita nanti-nanti selama 11 tahun sejak Indonesia di-ban secara negara pada Juli 2007 lalu," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemhub) Agus Santoso, dalam keterangan persnya, Jumat (15/6).
Agus menyatakan, selain hadiah dari Allah SWT hal ini juga merupakan buah kerja keras perjuangan segenap stakeholder penerbangan Indonesia.
Selain kepada Bangsa Indonesia, Agus juga mempersembahkan hadiah ini kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai pucuk pimpinan tertinggi Indonesia yang telah memberikan instruksi dan dorongan, serta kepercayaan Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, dalam perjuangan membuka larangan terbang Uni Eropa ini.
Agus menyatakan, hasil yang telah dicapai ini mempunyai manfaat yang sangat besar, yaitu kepercayaan dunia yang memiliki nilai strategis yang akan menimbulkan multiplier efect positif terhadap Indonesia.
"Kita sekarang benar-benar berada di jajaran elite penerbangan dunia. Sudah sewajarnya kita juga punya tanggung jawab moral yang besar. Yang pertama tentu saja kita harus bisa mempertahankan dan meningkatkan terus level keselamatan, keamanan dan kenyamanan pelayanan penerbangan nasional", lanjut Agus lagi.
Sebagaimana diketahui, Uni Eropa telah menerapkan flight banterhadap seluruh maskapai penerbangan dan otoritas penerbangan Indonesia sejak tahun 2007 lalu.
Keputusan Uni Eropa ini merupakan hasil dari rangkaian upaya panjang Pemerintah Indonesia. Sebelumnya Uni Eropa telah secara bertahap mengeluarkan beberapa maskapai Indonesia dari EU Flight Safety List satu per satu secara individu yakni pada 2009, 2011, dan 2016 sehingga dalam kurun waktu 10 tahun hanya melepas tujuh maskapai.
Kini, sebut Agus, dengan kebijakan baru pemerintahan Presiden Jokowi mendorong Ditjen Perhubungan Udara sebagai regulator berperan aktif menjadi motor penggerak perbaikan penerbangan menyeluruh maka dalam waktu satu tahun berhasil meloloskan regulator sekaligus melepas 55 operator lainnya dari dari sanksi.*** Ira Maya.

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved