Headlines News :
Home » » Sri Mulyani Langsung Pecat Anak Buahnya Yang Jadi Makelar Kasus

Sri Mulyani Langsung Pecat Anak Buahnya Yang Jadi Makelar Kasus

Written By Infobreakingnews on Selasa, 08 Mei 2018 | 06.20

Jakarta, Info Breaking News - Yaya Purnomo yang tertangkap basah KPK dalam OTT adalah pejabat dilingkungan Kemenkeu yang dikenal cukup berpenampilan mewah dan memiliki banyak koleksi mobil mewah, bahkan ketika ditangkap KPK, dia sedang membawa salah satu mobil mewahnya jenis jeep Rubicon yang nilainya diatas Rp 1 miliar, dan kerakusan YP ini juga yang membuat Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjadi tamparan keras bagi Kementerian Keuangan, terutama bagi dirinya.
"Terus terang saya kecewa dengan reformasi yang sudah dilakukan begitu panjang, dan upaya-upaya kita untuk menciptakan transparansi, mengintrodusi suatu proses bisnis yang open, transparan, kita menggunakan IT sistem. Namun ternyata masih ada oknum di Kementerian Keuangan mengambil kesempatan menjadi makelar anggaran," ujar Sri Mulyani kepada Info Breaking News, Selasa (8/5/2018) diruang kerjanya di Jakarta.
Yaya Purnomo (YP) merupakan Kepala Seksi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permukiman Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan.
Ia terjaring OTT KPK saat terima suap atas pembahasan RAPBN-P 2018.
"Ini adalah evaluasi yang sangat serius dan kami akan melakukan evaluasi dari sisi tata kelola, sisi bisnis proses dan dari sisi tingkah laku," kata Sri Mulyani.
Dia meminta KPK agar kasus yang melibatkan bawahannya tersebut dapat diselidiki hingga ke akar permasalahan. Sehingga secara luas, kata dia, dapat terlihat apakah yang dilakukan YP dilakukan secara personal atau melalui sistem jaringan.
"Sangat setuju apa yang dilakukan dengan KPK dan mendukung langkah KPK secara keseluruhan. Saya harap kalau mereka dari satu sistem dan orang-orang terlibat, akan segera ditindak," tegas Sri Mulyani.*** Candra Wibawanti.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved