Headlines News :
Home » » Mahfud MD Kesal Dikirimi Meme Sindir Gaji BPIP

Mahfud MD Kesal Dikirimi Meme Sindir Gaji BPIP

Written By Infobreakingnews on Kamis, 31 Mei 2018 | 17.25


Jakarta, Infobreakingnews – Mahfud MD mengaku kesal bukan main dengan seorang rekannya yang tiba-tiba mengirimkan meme kepadanya yang berisi sindiran soal gaji anggota BPIP yang kini tengah ramai dibicarakan.

"Isinya itu, 'Saya Pancasila, Saya Rp 100 Juta'. Orang ini kurang ajar," kata anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) tersebut di  Jakarta, Kamis (31/5/2018).

Pesan tersebut dikirim melalui aplikasi WhatsApp. Setelah menerimanya, nomor pengirim langsung diblok Mahfud.

"Tiba-tiba kirim ini, saya blok dia," ujar Mahfud.

Mahfud mengaku sang pengirim adalah salah seorang rekannya yang juga merupakan kader salah satu parpol di DPR. Kepadanya, Mahfud mengungkit bahwa parpolnya sudah ‘melahirkan’ dua koruptor besar.

Mau melurus-luruskan orang dengan cara tidak sopan," kata dia.

Mahfud lantas meminta temannya tersebut membandingkan gajinya dengan gaji kader parpol yang kini menjadi pimpinan MPR.

"Coba Anda tanya ke... dia jadi wakil ketua MPR, berapa dia dapat tiap bulan, berapa dia hamburkan ke luar negeri, pergi ke mana," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Mahfud mengaku heran karena gaji BPIP yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan gaji lembaga negara lainnya justru dipersoalkan.

"Kenapa kita yang kecil itu diributkan," ucap eks Ketua Mahkamah Konstitusi tersebut.

Mahfud juga mengaku belakangan ini sering memblokir akun Twitter warganet yang suka nyinyir.

 "Ternyata akun Twitter yang nyinyir itu kelompoknya sama, ini kemarin bilang gini, sudah dijelaskan. Temannya masih nanya lagi, oh berarti ada main," kata dia.

"Saya tidak pernah nyinyir dengan orang, saya lebih bergurau atau serius, nyinyirin orang enggak pernah melalui media sosial," pungkasnya. ***Buce Dominique
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved