Headlines News :
Home » » Pasutri Buronan Kasus Penipuan Ini Berhasil Ditangkap di Bali

Pasutri Buronan Kasus Penipuan Ini Berhasil Ditangkap di Bali

Written By Infobreakingnews on Senin, 16 April 2018 | 13.10



Jakarta, Infobreakingnews - Warga negara asing (WNA) asal Jerman Gordon Gilbert Hild bersama sang istri Ismayanti berhasil ditangkap oleh tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Jaksel di sebuah vila di Desa Petulu, Ubud, Bali, Jumat (13/4/2018).
Informasi terkait penangkapan dua buronan dalam kasus penipuan investasi sejak Desember 2017 silam tersebut disampaikan oleh kuasa hukum dari korban, Yenny, yakni Tomy Alexander, Minggu (15/4/2018) malam.
Sebelumnya Yenny merupakan rekan bisnis dari pasangan Gordon-Ismayanti. Pasutri tersebut dinyatakan oleh Mahkamah Agung (MA) di tingkat kasasi bersalah menipu korban Rp 8,5 miliar dan dijatuhkan pidana 3 tahun penjara.
"Penangkapan itu dilakukan untuk pelaksanaan eksekusi sesuai dengan putusan MA yang sudah berkekuatan hukum tetap," ungkap Tomy.
Tomy menyebut Ismayanti dan Gordon telah diterbangkan ke Jakarta dari Bali pada Jumat malam lalu. Gordon dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan Cipinang sedangkan Ismayanti dimasukan ke Lapas Pondok Bambu untuk menjalani masa hukuman.
"Kami mengapresiasi penangkapan dan eksekusi oleh tim Kejari Jaksel itu untuk memberikan kepastian hukum dan memenuhi rasa keadilan," jelasnya.
Penipuan investasi bermula ketika Gordon dan Ismayanti yang merupakan warga Lampung mengajak Yenny untuk bekerja sama membangun vila Kelapa Retreat II di kawasan Pekutatan, Negara, Bali. Ketiganya menyepakati nilai investasi sebesar Rp 8,5 miliar berdasarkan proposal yang ditawarkan pada 2011 silam.
Namun, uang Rp 8,5 miliar yang telah disetor Yenny malah digunakan untuk membeli properti di Selandia Baru. Tidak hanya itu, Gordon dan Ismayanti secara sepihak juga menyatakan kerja sama mereka tidak berlaku dengan dalih ada kesalahan perhitungan bisnis. Atas dasar penipuan tersebut, Yenny melaporkan kasus itu ke Polda Metro Jaya.
Setelah perkaranya bergulir hingga ke tingkat MA, pasutri tersebut malah melarikan diri kendati berstatus tahanan kota, hingga pada Desember 2017 Kejari Jaksel menetapkan keduanya dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Jan S. Maringka mengatakan tertangkapnya Gordon dan Ismayanti merupakan hasil kerjasama Tim Intelijen Kejaksaan Agung dengan Tim Kejari Jaksel dan Kejari Gianyar.
"Kedua terpidana kami tangkap tanpa perlawanan di Desa Petulu, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali,” ungkap Jan. ***Raymond Sinaga

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved