Headlines News :
Home » » Kembali Tersangka Pembobol Bank Dibekuk Bareskrim

Kembali Tersangka Pembobol Bank Dibekuk Bareskrim

Written By Infobreakingnews on Jumat, 09 Maret 2018 | 08.00

Tersangka BFH pembobol Bank DBS 
Jakarta, Info Breaking NewsBareskrim Mabes Polri kembali menorehkan prestasinya dalam menangani kasus pembobol Bank DBS Singapore setelah beberapa kasus serupa berhasil ditanganinya, kembali penyidik Bareskrim melakukan penangkapan terhadap seorang wanita tersangka beinisial  BFH,  Kamis, ( 08/03/2018) pukul 00.35 WIB .

Tersangka BFH, ditangkap di Cluster sekitar Kelapa Gading Serpong Karawaci Tangerang dengan dugaan melakukan Tindak Pidana Transfer Dana Tanpa Hak dan atau Tindak Pidana Pemalsuan dan Tindak Pidana Pencucian Uang, sebagaimana  dimaksud dalam Pasal 85 Undang-Undang Nomor 3 tahun 2011 tentang Transfer Dana dan atau pasal 263 (2) KUHP dan Pasal 3 dan atau Pasal 5 dan atau 10 Undang-Undang Nomor 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian uang.

Adapun modus operandi yang dilakukan  BFH adalah menggunakan KTP Palsu atas nama inisial FFA untuk membuka Rekening Tabungan Bank Danamon a.n FFH di Kantor Cabang Danamon Pinang Sia Karawaci Banten. Kemudian rekening tersebut pada 03 Maret 2017 telah menerima dana hasil kejahatan pembobolan rekening Dali Agro Corps di Bank DBS Singapura sebesar  USD 50.000,00 atau setara dengan nilai Rp. 662.617.450,-. Setelah dana masuk sebesar USD 50,000.00, dana tersebut ditarik tunai sekitar 22 (dua puluh dua) kali dengan cara penarikan di beberapa kantor cabang Bank Danamon, beberapa mesin ATM dan pemindahbukukan pada rekening lainnya.

Tersangka mengaku  mau melakukan pembukaan rekening di Bank Danamon atas permintaan rekannya atas nama MCI  (status DPO), atas penarikan dana tersebut menurut pengakuhan tersangka telah menyerahkan dana tersebut untuk kepentingan teman-teman dan sebagian untuk keperluan pribadinya," jelas penyidik Yahyan Dwi Saputra subdit II Perbankan Dittipideksus Bareskrim Mabes Polri.

Tersangka memiliki beberapa rekening pada Bank antara lain , satu rekening Tabungan Bank BCA, enam rekening Tabungan Bank BRI, dua rekening Tabungan Bank Mandiri Syariah, dua rekening Rekening Tabungan Bank Mandiri, satu rekening Tabungan Bank NTT a.n BFA, satu rekening Tabungan Bank Permata satu rekening Tabungan Bank MNC, dan satu Tabungan Bank Danamon .

Ada dugaan bahwa rekening tersebut ada indikasi pernah melakukan penerimaan dana dari luar negeri ataupun dalam negeri yang merupakan hasil kejahatan. Penyidik Yahyan Dwi Saputra subdit II Perbankan Dittipideksus Bareskrim Mabes Polri telah mengamankan barang bukti dari lokasi penangkapan antara lain berupa Buku rekening yang dibuat berdasarkan KTP Palsu atas nama FFH,
Dokumen / slip transaksi pada beberapa Bank, Dokumen terkait pemalsuan KTP atas nama FFH dan dokumen NPWP yang dipalsukan atas nama FFH , Perangkat komunikasi / elektronik yang digunakan oleh tersangka, serta uang tunai yang diduga berasal dari kejahatan pembobolan di beberapa Bank dan hasil kejahatan lainnya. 

Penyidik Dittipideksus Bareskrim Mabes Polri mengakatan bahwa kurun waktu akhir 2016 sampai dengan 2017 pada rekening milik nasabah GREEN PALM CAPITAL CORP dan DALI AGRO CORPS di Bank DBS Singapura telah terjadi transaksi tanpa hak (pembobolan dana milik nasabah) dimana transaksi yang terjadi tersebut tanpa seijin dari Pemilik Rekening. 

Total nasabah dirugikan atas 9 (sembilan) transaksi tersebut sebesar USD 1.860.000,- nasabah telah berupaya melakukan pengaduan dan komunikasi pada Bank DBS Singapura baik secara lisan maupun tertulis, upaya lain dari pemilik rekening tersebut adalah meminta bantuan Pengacara di Singapura, dan membuat laporan kepada Polisi di Singapura. Karena sebagian dari rekening Bank penerima berada di Indonesia maka pelapor pada akhir bulan April 2016 membuat Laporan Polisi pada Bareskrim Polri terhadap dugaan penerima hasil transfer dana yang berada di wilayah hukum Indonesia," tuturnya. *** Dewi 


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved