Headlines News :
Home » » Warna Warni Demo di KPK

Warna Warni Demo di KPK

Written By Infobreakingnews on Senin, 27 November 2017 | 20.04

Jakarta, Info Breaking News - Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kerap menjadi sasaran demonstrasi. Tak hanya meminta KPK mengusut soal korupsi di suatu instansi atau daerah, demonstran juga terkadang meminta lembaga antikorupsi itu mengusut tuntas kasus-kasus korupsi yang sedang ditangani.
Namun, tak jarang terdapat sejumlah kejadian lucu yang dilakukan oleh demonstran. Demonstrasi yang terjadi pada Senin (27/11) misalnya. Sekitar 20 orang menggelar aksi di depan Gedung KPK untuk mendesak KPK mengusut pihak-pihak lain yang dinilai ikut terlibat dalam pusaran korupsi e-KTP.

Namun, anehnya, para demonstran terkesan tidak begitu paham dengan isu yang mereka sampaikan. Hal ini terlihat dari poster yang dibawa oleh para demonstran. Meski menuntut KPK mengusut tuntas kasus e-KTP, poster yang dibawa justru bertuliskan soal kasus Pelindo yang tidak ada kaitannya dengan e-KTP.
Poster itu bertuliskan 'Pak Presiden Saya Terlibat Pelindo Gate, Saya Siap Dipecat Dari Menteri BWUMN’. Kasus e-KTP dan kasus Pelindo jelas dua hal yang sangat berbeda. Selain itu, tidak ada Menteri BWUMN seperti dalam tulisan di poster, yang ada adalah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Pembawa poster yang enggan menyebutkan namanya mengaku tidak tahu menahu perihal alasan alat peraga demo yang 'salah alamat' itu. Pria tanggung bertopi hitam itu berupaya menghindar saat ditanya lebih jauh oleh awak media.
Tak hanya soal poster, para demonstran ini diduga tak mengetahui mengenai isu yang mereka sampaikan saat awak media bertanya pada salah seorang demonstran. Salah seorang demonstran yang enggan menyebutkan namanya justru menjawab asal-asalan saat wartawan mengonfirmasi perihal aksi dan tuntutannya.
“Apa tuntuntan demo ini?” tanya wartawan.

"Tangkap tersangka e-KTP, anak buahnya Novanto. Novanto kan udah ditahan," jawab pria tanggung yang memegang spanduk bertuliskan ’Segera ringkus: Yasona Laoly, Marzuki ali, Teguh Juwarno, Ganjar Pranowo dll’.

Penyebutan ‘anak buah’ untuk nama-nama yang tertulis di spanduk ini terbilang aneh. Hal ini lantaran saat kasus e-KTP terjadi Setya Novanto adalah Ketua Fraksi Partai Golkar DPR. Sedangkan, tidak ada satu pun nama dalam spanduk yang merupakan anggota Fraksi Partai Golkar.
Demonstrasi ini berlangsung tak lebih dari setengah jam. Padahal, demo ini sempat menyita perhatian awak media karena diawali dengan teriakan keras dari para demonstran.*** Ira Maya.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved