Headlines News :
Home » » Jalani Poligami Tokoh Agama Dihukum Di Pengadilan Kanada

Jalani Poligami Tokoh Agama Dihukum Di Pengadilan Kanada

Written By Infobreakingnews on Rabu, 26 Juli 2017 | 13.56

Winston Blackmore (60)
Montreal, Info Breaking News - Dua mantan pemimpin sekte keagamaan Mormon dari Gereja Fundamentalis Yesus Kristus dari Orang Suci Zaman Akhir (FLDS) karena melakukan poligami. Winston Blackmore memiliki 25 istri dan James Maroin Oler punya 5 istri. 

Pengadilan Mahkamah Kanada menghukum bersalah  karena melakukan praktik poligami setelah menikahi lebih dari dua lusin perempuan selama 25 tahun.
Mahkaman Agung Kanada menyatakan Winston Blackmore (60) dan James Oler (53) bersalah dalam putusannya yang dibacakan dalam sidang pada Senin (24/7/2017).

Keputusan mahkamah agung ini menjadi bersejarah di Kanada karena diambil lewat proses hukum panjang selama lebih dari dua dekade dekade.
Blackmore dinyatakan bersalah karena memiliki 25 istri sedangkan Oler terbukti menikahi lima perempuan dalam satu waktu yang sama.

Pada 2011, Mahkamah Agung Kanada memutuskan bahwa undang-undang yang melarang poligami sah dan tak melanggar kebebasan beragama.
Keputusan mahkamah agung ini yang kemudian membuka jalan tuntutan hukum terhadap kedua orang tokoh agama tersebut.

Kedua pria ini tak membantah telah melakukan poligami. Bahkan Blackmore, yang dari pernikahannya menghasilkan 146 orang anak, langsung memberi komentar usai pengadilan membacakan keputusan.

"Saya bersalah karena menjalankan ajaran agama saya dan itu yang saya katakan. Saya tak pernah membantah itu (melakukan poligami)," kata Blackmore seperti dikutip CBC News.

Pengacara Blackmore sebelumnya mengatakan akan mengambil langkah untuk menggugat konstitusi jika kliennya dinyatakan bersalah dalam menjalankan keyakinan agamanya yang disebut sebagai poligami. *** Novie Koesdarman 
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved