Headlines News :
Home » » Notaris Indra Kadarsah Tipu Ibu Putri Indonesia Kartika Berliana

Notaris Indra Kadarsah Tipu Ibu Putri Indonesia Kartika Berliana

Written By Infobreakingnews on Rabu, 22 Maret 2017 | 07.58


Hadiman, Jaksa Kejati DKI
Jakarta, infobreakingnews - Seketika suasana ruang persidangan menjadi mencekam, saat Lina Latif yang dikenal sebagai artis peran layar kaca menjerit dengan pilu sambil mengutuki seorang Notaris bernama Indra Kadarsah,SH, yang sedang menunggu digelarnya persidangan perkara penipuan dan penggelapan yang acap kali dilakukan oleh notaris Indra Kadarsyah, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di Jalan Bungur Besar Raya Jakarta.

" Lima tahun kami mencari kau notaris penipu. Kau bersama sindikatmu berpura pura mau membeli rumahku, tapi kau malah menipu dan kabur dengan sertifikat rumah yang kuserahkan dikantormu. " jerit Lina sambil menangis diruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (21/3/2017). Bahkan Lina yang merupakan ibu kandung Kartika Berliana, Putri Indonesia itu, mengkisahkan kepada sejumlah wartawan, modus penipuan Indra Kadarsah bersama sejumlah sindikatnya termasuk seorang perempuan bernama Erny Pitra Pilly alias Ibu Lina, yang sampai kini masih buron.


Lina Latif Yang Ikut Jadi Korban Penipuan
Lina Latif sendiri sengaja datang ke PN Jakpus karena ingin melihat tampang sang notaris penipu Indra Kadarsah yang duduk sebagai terdakwa dalam kasus penipuan sertifikat miliki korban lainnya bernama ibu Rogayah (77 tahun) yang tampil sebagai saksi.

"Terdakwa ini bersama temannya katanya mau beli rumah saya seharga Rp 2.5 miliar, lalu saya menyerahkan sertifikat rumah saya dikantornya setelah memberikan bayaran uang panjar sebesar tujuh ratus juta rupiah, dan sisanya akan dicicik sebanyak tiga kali, tapi sampai sekarang tidak pernah dibayar karena dia kabur menghilang pak jaksa."kata Rogayah, perempuan yang sudah tua renta, menjawab pertanyaan jaksa Hadiman dari Kejati DKI Jakarta yang juga dikenal oleh publik sebagai Artis pemeran yang suka tayang dilayar kaca TV.

Dari penuturan korban Lina Latif, kasus penipuan yang dideritanya itu telah terjadi pada 2012, tapi kasus hingga kini belum juga disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur,karena lihaynya gaya penipuan yang dilakukan sang notaris hitam Indra Kadarsah bersama anggota sindikat yang komplit dari calon pembeli, PPAT, Notaris dan pihak oknum Bank Mandiri dan Bank DKI.

"Saya berharap si penipu Indra ini bisa disidangkan di PN Jakarta Timur setelah selesai perkaranya di PN Jakarta Pusat ini, agar kerugian yang selama ini kami derita bisa terselesaikan. " ungkap Lina Latif sambil mengusap airmatanya. *** Emil Foster.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved